Breaking News:

Belanja Negara Lebih Besar Dibanding Pendapatan, Suryo Prabowo: Ekonomi Indonesia Tidak Meroket

Mantan Kepala Staf Umum TNI, Suryo Prabowo memberikan bantahan kepada Kementrian Keuangan (Kemenkeu).

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Tribunnews
Suryo Prabowo 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Kepala Staf Umum TNI, Suryo Prabowo memberikan bantahan kepada Kementrian Keuangan (Kemenkeu).

Bantahan tersebut diberikan Suryo Prabowo melalui Twitter miliknya, @marierteman, Senin (23/7/2018).

Suryo Prabowo mengunggah postur Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018 yang berisikan defisit anggaran terhadap produk domestik bruto (PDB) atau nilai pasar barang dan jasa yang diproduksi negara.

Dari gambar tersebut, tampak perumpaan pendapatan negara yang ditimbang dengan belanja negara.

Fajar Nugros Sindir Cuitan Fahri Hamzah, Cipta Panca: Dari Dulu Emang Begitu, Biasa Saja

Hasilnya, belanja negara lebih besar daripada pendapatan negara.

Mengomentari hal itu, Suryo Prabowo mengatakan, hitungan yang diberikan Kemenkeu terlalu sederhana.

Ia juga menuliskan kerugian negara serta utang luar negeri yang harus ditanggung.

"Tahun 2018 ini

Pendapatan negara Rp 1.900 triliun yang ‘dibelanjakan’ Rp 2.221 triliun.

Tekor Rp 320an Triliun, utang LN (Luar Negeri) Rp 5.000an Triliun.

Hitung-hitungannya yang bener tentu gak sesederhana itu, tapi secara garis besar ekonomi Indonesia tidak meroket & hal seperti ini tidak bisa diatasi hanya dengan foto-fotoan saja," tulis Suryo Prabowo.

KPU Kembalikan 5 Nama Bacaleg Mantan Narapidana Korupsi ke Parpol

Hingga saat ini, Kemenkeu belum memberikan tanggapan terkait pernyataan Suryo Prabowo.

Sambut Hari Anak Nasional, Sekretaris Kabinet Ingatkan Orangtua Dampingi Anak di Era Digital

Sementara itu, dikutip dari Kompas.com, Bank Indonesia (BI) menyatakan posisi Utang Luar Negeri (ULN) pada akhir Mei 2018 mencapai 358,6 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 4.995 triliun (1 dollar AS = Rp 14.000).

Jika dirinci, utang tersebut terdiri atas utang pemerintah dan bank sentral sebesar 182,5 miliar dollar AS dan utang swasta termasuk BUMN (Badan Usaha Milik Negara) sebesar 176,1 miliar dollar AS.

BI menilai, utang Indonesia pada bulan Mei 2018 ini tumbuh melambat dibanding bulan sebelumnya.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
Suryo PrabowoTwitterKementerian KeuanganUtang Luar Negeri
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved