Breaking News:

Inalum Kuasai 51 Persen Saham Freeport, Andi Arief dan Fahri Hamzah Angkat Bicara

Jokowi mengatakan sudah 3,5 tahun ini pemerintah merundingkan kepemilikan saham Freeport, yang dalam waktu hampir 50 tahun terakhir hanya 9,36 persen.

Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Wulan Kurnia Putri
Kolase TribunWow
Fahri Hamzah dan Andi Arief 

TRIBUNWOW.COM - Politisi Demokrat Andi Arief angkat bicara mengenai penjualan saham PT Freeport Indonesia ke PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) sebesar 51 persen.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut disampaikan melalui akun Twitter @AndiArief_ yang diunggah pada Kamis (12/7/2018).

Andi Arief mengatakan jika penjualan ini adalah skema bisnis yang biasa.

Sehingga ia meminta agar semuanya jangan norak.

Nadirsyah Hosen: Nama Cawapres Jokowi Nanti Bikin Gempar, Inisialnya KM

Menurut Andi Arief, hal revolusioner adalah dengan tidak memperpanjang kontrak dengan Freeport.

Ia pun mengaku tidak bisa membayangkan jumah uang yang harus dibayarkan kepada Freeport untuk membeli saham tersebut, terlebih di saat kondisi rupiah terpuruk.

Meski demikian, ia mengapresiasi langkah Inalum dalam menguasai 51 persen saham Freeport begitu kontrak berakhir.

"Baru kesepakatan jual saham ke Indonesia 51 persen.

Indonesia membeli saham di negeri sendiri.

Bukan ambil alih ala nasionalisasi.

Sepanjang uangnya ada bisa dilakukan.

Kritik Menteri Susi, Fahri Hamzah: Bertambahnya Jumlah Ikan setelah Pertunjukan Ngebom Itu Bohong

Skema bisnis biasa, Jangan norak.

Kalau revokusioner itu ya jangan diperpanjang kontrak freeport. Itu baru kemandirian bangsa sejati.

Saya gak ngebayangin berapa harus bayar ke freeport apalagi dengan dolar yang terus menguat.

Inalum itu justru contoh bagus yang bisa ditempuh.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Cinta LauraMAXIMIndonesiaPresiden Joko Widodo (Jokowi)PT InalumAndi AriefFahri Hamzah
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved