Ramadan dan Idul Fitri 2018
Cara Cegah Berat Badan Naik Setelah Lebaran
Melihat kelezatan menu-menu khas Lebaran, tentu membuat kita ingin makan lebih banyak lagi.
Editor: Wulan Kurnia Putri
Selain itu, kurang tidur juga dapat meningkatkan kadar hormon kelaparan, yang pada akhirnya menyebabkan asupan kalori lebih tinggi.
Juga, kurang tidur telah dikaitkan dengan metabolisme yang lebih rendah.
Hal ini diyakini karena perubahan ritme sirkadian, yang dikenal sebagai jam biologis yang mengatur banyak fungsi tubuh.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga tidur yang berkualitas selama libur setelah puasa usai.
5. Kendalikan kadar stres
Orang yang sedang stres memiliki kadar kortisol tinggi, yaitu hormon yang dilepaskan sebagai respon terhadap stres.
Kadar kortisol kronis dapat menyebabkan berat badan naik karena dikaitkan dengan asupan makanan yang lebih besar.
Selain itu, gaya hidup yang penuh tekanan dapat menyebabkan hasrat lebih banyak untuk makan junk food.
Ada banyak hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi stres, saat libur setelah puasa.
Beberapa pilihan kegiatan yang bisa dilakukan meliputi olahraga, meditasi, yoga dan pernapasan dalam.
6. Tetap bergerak
Aktivitas menetap, seperti duduk di sofa sambil menonton acara televisi, adalah liburan setelah puasa usai.
Kurang bergerak dapat menyebabkan kenaikan berat badan, terutama saat bersantai sambil makan makanan dalam jumlah berlebihan.
Dengan melakukan aktivitas atau olahraga, kita bisa mengimbangi kalori yang masuk ke tubuh sehingga berat badan lebih bisa dikendalikan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Cara Mencegah Berat Badan Naik Setelah Lebaran"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-nafsu-makan-diet_20180320_112358.jpg)