Ramadan dan Idul Fitri 2018
Niat Lengkap Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Anak, Istri hingga Keluarga dan Tata Caranya
Meski niat adalah perkara hati, akan tetapi melafalkan niat tersebut akan membantu seseorang untuk menegaskan niat itu sendiri.
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Dipenghujung ramadan, umat muslim diwajibkan menunaikan ibadah membayar zakat fitrah.
Zakat fitrah ini merupakan rangkaian dari ibadah ramadan, termasuk puasa.
Hukum dan Besaran Zakat Fitrah
Dilansir TribunWow.com dari globalzakat, hukum zakat fitrah adalah wajib bagi setiap muslim yang mampu.
Besaran zakat yang dikeluarkan adalah satu sha' yang setara dengan, 2,5 kg beras, gandum, kurma, sagu, dan sebagainya.
Atau 3,5 liter beras disesuaikan dengan konsumsi sehari-hari.
Ketentuan tersebut berdasarkan hadist sahih riwayat Imam Ahmad, Bukhari, Muslim dan Nasa’i dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah telah mewajibkan membayar membayar zakat fitrah satu sha’ kurma atau sha’ gandum kepada hamba sahaya, orang yang merdeka, laki-laki, perempuan, anak-anak, dan orang dewasa dari kaum muslim.
Tata Cara
Zakat Fitrah dapat disalurkan melalui lembaga amil zakat.
Sementara pengeluarannya sendiri adalah sebelum waktu salat idul fitri di hari-hari terakhir bulan ramadan.
Sebagaimana tercantum pada hadits Rasulullah shalallahu alaihi wassalam yang berbunyi :
“Barangsiapa yang menunaikan zakat fitri sebelum shalat Id maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat Id maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud).
• Belajar dari Pengalaman dan Sabdo Pandito Ratu, Yusril Ngaku tak Minat Ikut Manuver Amien Rais
Bacaan Niat Zakat Fitrah
Dikutip nu.or.id, niat merupakan hal yang penting lantaran bisa menjadi penentu sah atau tidaknya suatu amalan, termasuk zakat.
Meski niat adalah perkara hati, akan tetapi melafalkan niat tersebut akan membantu seseorang untuk menegaskan niat itu sendiri.