Pilpres 2019
Tanggapan PPP, Demokrat, Golkar, PKB, PKS dan Gerindra soal Wacana Pencapresan Amien Rais
Wacana pencapresan Amien Rais sontak mendapat banyak tanggapan dari para tokoh politik dari lintas parpol.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Menurut Ace semakin banyak calon presiden semakin baik dalam menentukan pemimpin Indonesia kedepannya.
"Kalau Pak Amien Rais mau maju dan menyatakan kesiapannya menjadi Capres tentu bagus. Semakin banyak calon Presiden semakin bagus bagi proses demokrasi di Indonesia," kata Ace, saat dihubungi, Senin, (11/6/2018).
Ace mengaku mendorong mantan Ketua MPR tersebut maju sebagai peserta Pilpres.
Menurutnya ketimbang terus mengkritik pemerintah, lebih baik Amien membuktikan diri layak untuk menjadi Presiden Indonesia.
"Pak Amien Rais memiliki kapasitas dan kemampuan untuk memimpin RI ini. Daripada teriak-teriak mengkritik Pemerintahan Pak Jokowi lebih baik maju saja sebagai Capres. Berjuang merebut kekuasan Pemerintahan. Kita buktikan mana yang paling dipercaya rakyat," katanya.
Ace mengatakan sah-sah saja Amien ikut mencalonkan diri pada pesta demokrasi masyrakat Indonesia 5 tahunan tersebut.
Hanya saja permasalahannya adalah syarat untuk mengusung calon presiden dan wakil presiden, yakni minimal 20 persen kursi di parlemen atau 25 persen sura sah nasional.
"Namun masalahnya apakah ada koalisi partai politik yang akan mendukungnya dan memenuhi persyaratan untuk mencalonkan beliau? Bukankah masing-masing partai politik sudah memiliki Capresnya sendiri. Misalnya Gerindra sudah ada Pak Prabowo, PKS sudah memiliki 9 calon, PAN setahu saya merekomendasikan Ketua Umumnya, PBB mencalonkan Pak Yusril, dan lain-lain. Belum lagi Habib Rizieq juga pengen nyapres," katanya.
"Kalau Partai Golkar akan selalu konsisten mendukung Pak Jokowi sebagai Capres. Insya Allah Pak Jokowi akan kembali terpilih menjadi Presiden pada periode kedua," pungkas Ace.
4. PKB: Saya pilih Jokowi
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin juga ikut angkat bicara terkait isyarat Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais untuk maju menjadi capres 2019.
Ditemui saat melepas pemudik di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Cak Imin mengatakan dirinya tentu memilih Jokowi ketimbang Amien Rais.
"Saya pilih Jokowi saja. Pak Amien Rais saya gak bisa komen ya. Tapi saya pilih Jokowi dibanding Pak Amien," ungkapnya, Minggu (10/6/2018).
Dirinya pun enggan menebak-nebak peluang Amien Rais yang ingin maju kembali menjadi capres.
Namun, Cak Imin menganalisis nama besar Amien Rais sebagai Ketua Umum Muhammadiyah lebih kuat dibanding Prabowo Subianto.