Pilpres 2019
Tanggapan PPP, Demokrat, Golkar, PKB, PKS dan Gerindra soal Wacana Pencapresan Amien Rais
Wacana pencapresan Amien Rais sontak mendapat banyak tanggapan dari para tokoh politik dari lintas parpol.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
"Saya melihat Amien Rais sedang mencoba peruntungan itu, dan mengapa bukan Pak Zul (Zulkifli Hasan), ya karena daya jual Amien paling tidak dilingkungan kelompok Islam tertentu harus diakui lebih tinggi,"katanya.
Menurutnya, coattail efffect melalui pencapresan Amien tidak sebesar dan seefektif pada Jokowi dan Prabowo. Persepsi publik mengenai Amien Rais masih kalah kuat dibanding Jokowi dan Prabowo.
"Bahkan tidak sekuat SBY yang dua kali menjdadi Presiden," pungkasnya.
• Umar Hasibuan: Jangan Landing di Bandara Juanda karena yang Bangun Bukan Pak Jokowi
2. Demokrat: Sulit untuk maju
Sementara itu, Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean mengaku menghormati keinginan Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais untuk maju sebagai Calon Presiden di Pemilu 2019.
Menurutnya setiap orang memilki hak politik untuk dipilih sebagai Capres.
"Keinginan pak Amien untuk maju sebagai Capres 2019 nanti harus kita sambut sebagai dinamika demokrasi. Beliau berhak, punya hak memilih dan hak dipilih. Artinya itu bagus, semakin ramai capres semakin bagus," katanya, Senin, (11/6/2018).
Hanya saja menurut Ferdinand apabila bernit maju, Amien harus menumpulkan dukungan minimal 20 Persen kursi parlemen atau 25 persen suara sah nasional sehingga dapat maju sebagai Capres.
Amien sendiri menurut Ferdinand belum pernah dibahas partainya sebagai kandidat Capres atau Cawapres.
"Saat ini nama pak Amien belum pernah muncul dalam pembahasan internal (Demokrat). Dan ini kan baru muncul pernyataan beliau. Jadi belum ada sikap partai apakah akan memasukkan nama Amien Rais sebagai salah satu kandidat. Belum, karena belum pernah dibahas," katanya.
Ferdinand mengatakan meskipun dalam politik semuanya mungkin, namun majunya Amien Rais di Pilpres 2019 sulit terwujud. Konstelasi pemilihan presiden kini sudah terpolarisasi kepada dua kubu yakni Kubu Joko Widodo ( Jokowi) dan Kubu Prabowo Subianto.
"Melihat situasi sekarang agak sulit, tapi kalau bicara mungkin, ya tentu semua mungkin," pungkasnya.
• Datang ke Israel Jadi Pembicara, Gus Yahya: Perjuangkan Keadilan dengan Cinta Kasih dan Rasa Peduli
3. Golkar: Semakin banyak calon semakin bagus
Tanggapan juga datang dari paratai berlambang pohon beringin, Golkar.
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily menyambut baik baik bila Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2019.