Breaking News:

Top 5 News

Rocky Gerung Pernah Ancam Tempeleng Ruhut hingga Putri Gus Dur Sebut Hak Keuangan Mega Lukai Rakyat

Di sisi lain ada kondisi terakhir pangeran Arab Mohamed bin Salman yang dikabarkan tewas tertembak.

Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
Kolase/TribunWow.com
Top 5 News edisi Rabu (30/5/2018) 

TRIBUNWOW.COM - Rocky Gerung mengaku pernah mengusir dan mengancam Ruhut Sitompul saat peristiwa 98.

Di sisi lain, putri Gus Dur, Alissa Wahid menyatakan jika hak keuangan Megawati Soekarnoputri sebesar Rp 112 juta melukai hati rakyat.

Ia pun tak setuju dengan pemberian hak keuangan sebesar itu.

Semua ini terangkum dalam top 5 news, kanal berita populer TribunWow.com edisi Rabu (30/5/2018).

1. Bahas Mei 98, Rocky Gerung Ngaku Pernah Usir dan Ancam Tempeleng Ruhut Sitompul

Mantan dosen Filsafat Universitas Indonesia tampak pernah mengusir Ruhut Sitompul.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari video Rocky Gerung saat mengisi kuliah umum di Sekolah Advokasi & Paralegal, di Jakarta 2016 silam.

Video tersebut kemudian diunggah kembali oleh akun Twitter @snorkeling12 pada Senin (28/5/2018).

Dalam video cuplikan tersebut, Rocky Gerung tampak menyinggung peristiwa Mei 98.

Saat itu, dirinya menjabat sebagai penasehat ketua umum di YLBHI.

Ia menceritakan jika dirinya pernah mengusir seseorang yang sangat terkenal.

Bahkan mengancam akan menempeleng orang tersebut jika tidak mau ke luar.

"Ada seorang yang sekarang sangat terkenal, ikut di situ, di saat-saat kritis itu, dan saya usir dia dari situ.

Dia bilang dia ikut Buyung Nasution, rombongan dari DPP, saya bilang iya saya tahu, saya lihat di TV, tapi saya tidak mau melihat muka anda di situ," ungkapnya.

Bahas Mei 98, Rocky Gerung Ngaku Pernah Usir dan Ancam Tempeleng Ruhut Sitompul

2. Ratna Sarumpaet : Pak Jokowi Mungkin Lupa Kalau Biaya Non Stop Pencitraan Hamburkan Uang Negara

Seniman sekaligus aktivis Ratna Sarumpaet menanggapi video pidato Presiden Joko Widodo.

Awalnya, akun @HukumDan menggunggah pidato Jokowi yang marah-marah soal penghambur-hamburan uang oleh pihak kementerian dan lembaga daerah.

"Rp 2,5 miliar, justru yang Rp 2,5 miliar ini untuk rapat dalam kantor, rapat luar kantor, rapat koordinasi, perjalanan daerah, ATK dan lain-lain.

Ini tidak bisalah di seperti ini.

Ini hampir semuanya, model-model seperti ini, di kementerian, di lembaga, sama," kata Jokowi.

@HukumDan: Jokowi ngamuk soal Anggaran .

Semua lembaga kementrian dan lain lain menghambur hamburan anggaran.

ini tidak bisa dibiarkan.
#eh

Menghamburkan uang untuk ketua dan anggota BPIP ratusan juta rupiah setiap bulan biarkan saja.

Ratna Sarumpaet : Pak Jokowi Mungkin Lupa Kalau Biaya Non Stop Pencitraan Hamburkan Uang Negara

3. Dikabarkan Tewas Tertembak, Begini Kondisi Pangeran Arab Mohamed Bin Salman

Mohamed Bin Salman, dikabarkan meninggal dunia setelah terkena tembakan 2 peluru pada Senin (21/5/2018).

Dilansir dari Observer.com, Pangeran Arab tersebut tidak terlihat semenjak pertemuannya dengan keluarga kerajaan Spanyol pada 12 April 2018.

Kantor berita di Negara Arab Saudi telah mengklaim bahwa tembakan tersebut adalah pasukan keamanan yang menembak jatuh drone karena sudah terlalu dekat dengan properti kerajaan.

Namun beberapa media barat merasa yakin bahwa tembakan tersebut mengakibatkan Mohamed bin Salman meninggal dunia.

Surat kabar Iran, Kayhan melaporkan bahwa Putra Mahkota terkena dua peluru pada serangan tembakan di luar area kerajaan.

Hal ini yang jadi alasan banyak yang mengira Pangeran Arab, Mohammed bin Salman meninggal dunia, mengutip laporan dinas rahasia yang dikirim ke pejabat senior dari negara Arab yang tidak disebutkan namanya.

"Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa ketidakhadiran hampir 30 hari dari Muhammad bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi, adalah karena insiden yang disembunyikan dari publik," kata surat kabar harian itu.

Dikabarkan Tewas Tertembak, Begini Kondisi Pangeran Arab Mohamed Bin Salman

4. Rocky Gerung Ngaku Bakal Jawab Salah Sambung, Andai Ditelepon dan Ditawari Jokowi Gantikan Megawati

Mantan dosen Filsafat Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung memberikan jawaban atas pertanyaan netizen soal Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Awalnya, Rocky Gerung mengatakan jika terorisme bukanlah hakekat manusia.

Ia pun menyinggung soal ketidakadilan global dan arogansi kekuasaan.

@rockygerung: Terorisme bukan hakekat manusia.

Dia adalah reaksi ideologis.

Deradikalisasi harus mulai dengan mengatasi ketidakadilan global dan arogansi kekuasaan.

Pernyataan itu kemudian dikomentari oleh akun @bilandua yang memberikan seratus juta untuk Rocky Gerung.

Rocky Gerung Ngaku Bakal Jawab Salah Sambung, Andai Ditelepon dan Ditawari Jokowi Gantikan Megawati

5. Megawati Dapatkan Hak Keuangan Rp 112 Juta, Putri Gus Dur: Sangat Tidak Setuju, Melukai Hati Rakyat

Putri sulung presiden RI keempat, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Alissa Wahid memberikan tanggapannya soal hak keuangan dan fasilitas bagi Pimpinan, Pejabat, dan Pegawai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Dalam cuitannya tersebut, Alissa mengaku mendapatkan informasi bahwa tokoh-tokoh BPIP hingga awal 2018 belum mendapatkan gaji.

Ia masih berprasangka baik, namun denagn beredarnya berita tersebut ia menilai bahwa soal gaji BPIP dapat melukai hati rakyat.

Ia berharap hal tersebut bisa dikaji ulang.

Alissa mengaku sangat kenal dengan para pejabat BPIP, seperti Buya Maarif, kang Yudi Latif, pak Sudhamek AWS, pak Mahfud yang mereka merupakan tokoh berjuang demi kepentingan Indonesia.

Megawati Dapatkan Hak Keuangan Rp 112 Juta, Putri Gus Dur: Sangat Tidak Setuju, Melukai Hati Rakyat

(TribunWow.com/Lailatun Niqmah)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Mohamed bin SalmanRocky GerungMegawati SoekarnoputriPresiden Joko Widodo (Jokowi)Ruhut SitompulRatna SarumpaetTop 5 News
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved