Dede Budhyarto Yakin Kereta Cepat Bandung-Jakarta Rampung 2021, Demokrat: Jangan Ngimpi, Gak Mungkin
Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean beradu cuitan dengan pegiat media sosial Dede Budhyarto.
Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
Diketahui sebelumnya, pemerintah pada bulan Maret lalu mengebut proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, mengatakan, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung itu sedang menuju tahap akhir perjanjian dan akan segera dimulai pada akhir Maret 2018.
"Kereta cepat sedang difinalkan, Insya Allah akhir Maret ini bisa dimulai. Kemarin Bu Rini (Menteri BUMN Rini Soemarno) menyampaikan akhir bulan ini dilaksanakan," ujarnya, di Sabuga ITB, Bandung, Sabtu (3/3/2018).
• Tanggapan Ruhut Sitompul saat Jokowi Ucapkan Terimakasih untuk SBY Jadi Sorotan
Dilansir dari Tribunnews.com, Menteri BUMN Rini Soemarno pernah mengatakan, kendala pembangunan proyek itu datang dari proses pengadaan lahan.
Selain pengadaan lahan, proyek juga masih terkatung-katung lantaran pinjaman sebesar US$ 4,498 miliar dari China Development Bank (CDB) sampai saat ini belum juga cair.
Pinjaman tahap awal sebesar US$ 500 juta dikabarkan dijadwalkan cair Maret lalu.
Menhub Budi Karya Sumadi, mengatakan, jika pinjaman itu cair, proyek bisa segera dilaksanakan pembangunannya.
"Bersamaan dengan cairnya pinjaman, itu bisa dilaksanakan," ujarnya.
• Ditanya Kenapa Harus Artis yang Bicara Pancasila di TV, Mahfud MD: yang Bisa Tampil Terbatas
Sebagai informasi, proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung nantinya akan digarap oleh PT Kereta Api Cepat Indonesia Cina (KCIC).
Sesuai namanya proyek ini memang merupakan konsorsium BUMN antara Indonesia dan Cina yang skema pembiayaannya masih dibahas oleh pemerintah.
Rencananya proyek yang akan menciptakan waktu tempuh Jakarta-Bandung tidak sampai satu jam ini akan beroperasi pada awal tahun 2020. (TribunWow.com/Woro Seto)
• Ditantang Kritik Anies Baswedan yang Menjual Saham PT. Delta, Ratna Sarumpaet: Aku Setuju Sama Dia