Ferdinand Hutahaean: Jangan Lihat Hitler Nababan sebagai Demokrat
Aatas nama partainya, Ferdinand meminta maaf secara terbuka atas tindakan Hitler. Ia pun menyebutkan jika Hitler akan dimediasi dengan ormas-ormas.
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
TRIBUNWOW.COM - Seorang anggota DPRD Karawang, Hitler Nababan diamuk oleh sekumpulan massa di Ruang Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Gedung Paripurna DPRD, Selasa (22/5/2018).
Penyebabnya bermula saat Hitler Nababan mengunggah meme yang bergambar Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais membonceng Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab di atas kompresor ke dalam sebuah grup WhatsApp Banggar DPRD Karawang.
Kejadian tersebut berlangsung saat Hitler Nababan dan beberapa rekannya menggelar pertemuan untuk meminta maaf kepada massa yang berkumpul di halaman parkir DPRD Karawang di Ruang Muspdida, Selasa (22/5/2018).
Atas kejadian pengeroyokan, Hitler mengalami luka di beberapa bagian wajahnya.
• Polisi Sita Akun Twitter & Password Ahmad Dhani, Fadli Zon: Ini Jelas Pembajakan Terhadap Demokrasi
Menanggapi kasus yang masih bergulir, Kadiv Advokasi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean memberikan saran agar publik tak melihat Partai Demokrat hanya dari sosok Hitler.
Melalui akun twitter @LawanPoLitikJKW, dirinya memberikan komentar:
"Masih ada banyak perbuatan baik yang kader kami Partai Demokrat lakukan.
Jadi jangan lihat Hitler sebagai Demokrat.
Saya selalu menampung laporan dan selalu saya teruskan ke daerah."

Kicauan Ferdinand (Twitter)
• Siswa SD Hamili Siswi SMP di Tulungagung: Tetangga Sempat Ingatkan, Pembelaan Keluarga Bikin Jengah
Dikabarkan sebelumnya, atas nama partainya, dirinya meminta maaf secara terbuka atas tindakan Hitler.
Ia pun menyebutkan jika Hitler akan dimediasi dengan ormas-ormas terkait.
Meski dilakukan mediasi, pihak Demokrat akan tetap melakukan memberikan sanksi kepada Hitler.
@LawanPoLitikJKW: Saya sdh kordinasi dgn DPC Karawang, besok akan ada mediasi dgn semua pihak.
Namun mediasi tdk akan menghapus sanksi kpd yg bersangkutan.
@LawanPoLitikJKW: Sdh bang, sy sdh kordinasi dgn DPC Karawang, besok akan di mediasi dgn ormas2 disana dan akan ada permintaan maaf terbuka.