Fadli Zon: KSP Nambah Masalah, Tidak Efektif, Saya Mendorong untuk Dibubarkan
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengkritik Kantor Staff Kepresidenan (KSP) bahkan ia ingin lembaga non struktural itu dibubarkan.
Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengkritik Kantor Staff Kepresidenan (KSP) bahkan ia ingin lembaga non struktural itu dibubarkan.
Dilansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @fadlizon yang dituliskan pada Rabu (23/5/2018).
Diketahui, Presiden Joko Widodo mengangkat empat orang menjadi staf khusus presiden untuk bidang agama hingga perekonomian
Alasan penambahan tersebut menurut Pramono karena banyak keperluan dan persoalan yang dijalankan Presiden.
• Zulkifli Hasan Ungkap Kerja Menteri Agama yang tak Beres Bertahun-tahun, Bikin Karni Ilyas Terkejut
"Harapannya staf khusus bisa membantu Presiden, karena yang dipilih secara operasional membantu di lapangan," ujar Pramono di komplek Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/5/2018) yang dilansir dari Tribunnews.com.
Pengangkatan empat staf khusus presiden, kata Pramono, tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) yang sudah ditandatangani dan staf khusus tersebut sudah bisa menjalankan tugasnya.
Adapun keempat staf khusus presiden, tersebut di antaranya, Abdul Ghofarruzin, Siti Dhzu Hayatin, Adita Irawati, dan Ahmad Erani.
Tak hanya itu, Jokowi juga mengangkat Politisi Golkar, Ali Mochtar Ngabalin menjadi staf ahli utama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan jubir istana.
Melihat kondisi tersebut, Fadli Zon menuliskan beberapa kritikan yang menegaskan KSP harus dibubarkan karena tidak sesuai tugas pokok dan fungsinya.
• Geram, Zulkifli Hasan: Gara-gara Menag, Kerja Keras Jokowi Selama 1 Tahun Sirna, Kasihan Presiden
Inilah 11 cuitan Fadli Zon:
"1) Sy menyoroti adanya tumpang tindih keberadaan lembaga kepresidenan, baik yang struktural maupun non-struktural.
2) Kantor Staf Presiden (KSP) yang saat ini mendapat banyak sorotan, dinilai menjadi salah satu lembaga non struktural yg membuat kinerja pemerintah tidak efektif dan kerap melewati garis kewenangannya.
3) Sejak awal sy melihat keberadaan KSP hanya menambah permasalahan organisasi pemerintahan yg belum tepat guna. Fungsinya tumpang tindih dan memboroskan anggaran negara.
• Ditanya Siapa yang Paling Ganteng di Keluarga Jokowi, Gibran Rakabuming: Mas AHY
4) Apalagi saat ini, Kantor Staf Presiden (KSP) sudah sangat berpotensi abuse of power. Ini perlu kita dudukan secara tepat. Posisi KSP ini non struktural dan sifatnya internal.
5) Namun tdk jarang kita lihat KSP terkesan mengekspose dirinya layaknya lembaga struktural yg bersifat publik. Bahkan, kerap mengesankan posisinya lebih tinggi daripada menteri, yg berwenang mengevaluasi dan menegur menteri. Ini jelas bermasalah.