Breaking News:

Tanggapi Transaksi Gelap Bank Century, Mahfud MD: Di Indonesia Sering Terjadi Keajaiban Prosedur

Mahfud MD mengatakan jika di Indonesia sering terjadi keajaiban prosedur. Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud perihal transaksi Bank Century.

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
Youtube
Mahfud MD 

TRIBUNWOW.COM - Mahfud MD mengatakan jika di Indonesia sering terjadi keajaiban prosedur.

Pernyataan Mahfud tersebut dilontarkan menanggapi pertanyaan tentang keanehan transaksi bank Century yang seharusnya tidak dikeluarkan oleh Bank di hari libur.

Selain transaksi di hari libur, Mahfud bahkan mendengar rumor jika Bank Century juga melakukan transaksi saat tengah malam.

Padahal seharusnya bank tidak melakukan transaksi di tengah malam.

Menantu Hatta Rajasa Meninggal Dunia di Tokyo

"Itu sih di Indonesia yg memang sering terjadi keajaiban prosedur. Di Malaysia hal spt itu dihadang oleh Mahathir. Kasus transaksi gelap Bank Century di Indonesia itu kabarnya bkn hanya terjadi di hari libur tapi juga terjadi di tengah malam, saat seharusnya tak ada transaksi," kicau Mahfud MD, Sabtu (19/5/2018).

Mahfud MD Apresiasi Langkah Mahathir Liburkan Bank, Najib Razak Tak Bisa Bertransaksi ke Luar Negeri

Dalam kicauan sebelumnya, Mahfud juga berkicau tentang tindakan Perdana Menteri baru Malaysia, Mahathir Mohamad.

Mahfud menilai, tindakan yang dilakukan oleh Mahathir sangatlah tepat.

Yakni, begitu dilantik Mahathir langsung meliburkan kantor-kantor, termasuk bank.

Dengan demikian, tidak ada nasabah yang bisa bertransaksi atau melarikan uangnya ke luar negeri.

"Mahathir bertindak cepat, taktis, dan tepat. Bgt dilantik sbg PM dia liburkan kantor2 shg bank2 tutup. Najib tak bs bertransaksi utk melarikan uang2nya ke luar negeri. Najib jg dicekal agar tak bs lari. Terduga koruptor raksasa memang hrs dibegitukan krn sama jahatnya dgn teroris," kicau Mahfud, Sabtu (19/5/2018).

Namanya Masuk Rilis 200 Muballigh Kemenag, Dahnil Anzar: Saya Tidak Pantas & Bukan Ahli Seperti UAS

Grace Natalie Nilai Kedua Pejabat Bawaslu Bersikap Diskriminatif Terhadap PSI

Diketahui sebelumnya, Tak berselang lama lengser dari kursi Perdana Menteri, Najib Razak langsung tersandung kasus dugaan korupsi.

Lembaga pemberantasan korupsi di Malaysia juga telah melalukan penggeledahan di kediaman Najib Razak.

Setelah menggeledah beberapa unit kondominium di Kuala Lumpur, terkait dengan penggeledahan di kediaman pribadi mantan Perdana Menteri Najib Razak, kepolisian Malaysia 'menyita 72 tas koper berisi uang tunai, perhiasan, dan 284 kardus berisi tas mewah'.

Kepala Badan Tindak Pidana Polisi Diraja Malaysia, Datuk Seri Amar Singh Ishar Singh, seperti dikutip media di Malaysia mengatakan, pihaknya melakukan penggeledahan serentak di enam lokasi, termasuk kediaman pribadi Najib Razak.

Dikatakannya barang-barang yang disita tersebut semata-mata terkait dengan penyelikan skandal 1MDB.

Halaman
123
Tags:
Mahfud MDBank CenturyTwitter
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved