Bom di Surabaya
Ledakan Bom Paling Dahsyat terjadi di Gereja Santa Maria, Kepala Pelaku Terpental sampai ke Atap
Ada 3 bom yang meledak di Surabaya yaitu Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel, Gereja Kristen Indonesia Diponegoro, & Gereja Pantekosta Arjuna.
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Ada tiga bom yang meledak di tiga gereja Surabaya yaitu Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel, Gereja Kristen Indonesia Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Arjuna.
Namun dari tiga titik itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan peledakan bom di Gereja Santa Maria adalah yang paling dahsyat.
• Bom Surabaya! Ferdinand: Ganti Kepala BIN hingga Tak Bisa Bayangkan Nasib Bangsa 2 Bulan ke Depan
Saking dahsyatnya, bom yang dipangku dua pelaku yang masih remaja tersebut memiliki daya ledak hingga 200 meter.
Remaja tersebut merupakan anak dari pelaku di dua titik peledakan bom yang lain.
"Paling dahsyat itu bom pangku yang di Santa Maria Ngagel karena dampaknya sampai 200 meter," jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, Minggu (13/5/2018).
• Insiden Ledakan Bom di Surabaya, Paus Frasiskus Kirimkan Doa untuk Korban
Bahkan usai kejadian, pihak kepolisian menemukan kepala dari pelaku pengeboman tercecer di atas genteng.
"Saking dahsyatnya, kepala pelakunya saja kita temukan di atas genteng," ujarnya.
Peran para pelaku
Pelaku pengemboman di tiga gereja yang ada di Surabaya, Jawa Timur diduga kuat berasal dari satu keluarga.
Mereka melakukan aksi bom bunuh diri dengan cara berpencar ke tiga titik ledakan.
"Pelaku diduga satu keluarga," ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Surabaya, Minggu (13/5/2018).
Dia menuturkan pelaku di Gereja Pantekosta Pusat di Jalan Arjuna adalah sang ayah yang bernama Dika Supriyanto.
Sang ayah sebelumnya sempat mengantarkan istri dan dua anak perempuannya ke Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro.
Istrinya yakni Puji Kuswanti dan dua anak perempuannyanya yakni Fadilasari (12 tahun) dan Pamela Rizkita (9 tahun) meledakkan diri di sana.
Sementara di lokasi ketiga yakni di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, pelaku berjumlah dua orang.