Breaking News:

Tsamara Amany: Tempat Ibadah Direndahkan Jadi Urusan Pemenangan Partai, Ini Harus Ditolak

Ketua DPP PSI, Tsamara Amany Alatas menolak jika tempat ibadah dijadikan sebagai tempat pemenangan partai.

Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
Twitter.com
Tsamara Amany 

Setelah itu, Tsamara menambahkan jika bicara politik kebangsaan yang membahas cara memerangi korupsi itu pantas dibicarakan di masjid.

"Bicara politik praktis juga nggak pas. Kalau bicara soal politik kebangsaan misal ttg memerangi korupsi ya nggak apa-apa. Bagus," tulisnya.

Tsamara
Tsamara (twitter)

Saat diwawancarai Tribunnw.com, Tsamara memberikan dua alasan terkait kritikannya itu.

Tsamara mengatakan bahwa masjid merupakan tempat ibadah, jika dikaitkan dengan politik praktis, hal itu bisa memecah belah umat.

"Memecah belah masyarakat. Karena orang punya beragam pilihan politik dan mereka semua berkumpul di masjid untuk beribadah kepada Tuhan. Masa iya tempat suci yang jauh di atas politik mau direndahkan sebatas politik partisan. Masjid tidak boleh dipakai untuk bicara pemenangan partai politik tertentu atau kandidat tertentu. Kalau bicara soal politik bangsa seperti pentingnya memerangi korupsi, tidak apa-apa," ujarnya.

Terkait dengan kritikannya yang ia layangkan kepada Gatot Nurmantyo itu, Tsamara mengaku tidak takut lantaran negara ini memegang prinsip demokrasi.

"Kita hidup di alam demokrasi di mana kita bebas mengkritik siapapun. Yang penting kritiknya fokus pada substansi, bukan serangan personal. Selama fokus pada substansi, tidak ada yang salah. Apalagi Pak Gatot sebagai mantan Panglima TNI yang saya yakini mencintai Indonesia pasti akan terbuka menerima kritik," ujarnya.

Unggah Foto Istana Bogor Terdapat Bendera Negara China, Gibran: Ada yang Pengen Tragedi 98 Jilid 2

Kini, Tsamara kembali menegaskan bahwa politik kebangsaan dengan politik praktis memiliki sebuah perbedaan.

Tsamara tegas menolak tempat ibadah dijadikan sebagai tempat pemenenangan partai.

Cuitan Tsamara
Cuitan Tsamara (twitter)

"Harusnya perbedaan antara politik kebangsaan & praktis sudah jelas. tak perlu ada perdebatan lagi. Gak bisa bayangkan kalau masjid atau tempat ibadah lain diisi dg pembahasan pemenangan partai politik. Tempat suci direndahkan jd urusan pemenangan partai? Ini yg harus ditolak!," tulisnya. (TribunWow.com/Woro Seto)

Tagih Janji Jokowi, Rizal Ramli: Kembalikan Wilayah Udara Indonesia yang Dikendalikan Singapura

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Tsamara AmanyGatot NurmantyoPartai Solidaritas Indonesia (PSI)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved