Ketum PPP: Pulang Kemalaman dan Kekunci, Jokowi Lompat Pagar Supaya Gak Bangunkan Satpam yang Tidur
Ketum PPP Muhammad Romahurmuziy dulu merupakan lawan Jokowi pada Pilkada DKI 2012 dan kini bergabung sebagi pendukung presiden dalam Pilpres 2019.
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
Apa yang disampaikan oleh Romahurmuziy ini menanggapi isu tudingan jika Jokowi menggunakan fasilitas negara.
Tak hanya itu Jokowi bahkan dianggap melibatkan aparat negara untuk bagi-bagi sembako.
Hingga menyelipkan foto dirinya ketika bagi-bagi sertifikat.
Romahurmuziy menegaskan jika Jokowi adalah orang yang mematuhi aturan.
Jangankan naik pesawat kepresidenan, naik angkot pun ia mau jika aturannya seperti itu.
• Sindir Kampanye Jokowi Dulu, Fadli Zon: Kebijakan Ini Menurut Saya Salah Arah, Bahaya Sekali
"Beliu ini mengikuti peraturan saja, kalau memang protokolernya demikian, beliau mengikuti.
Bahkan saya sudha menyampaikan soal PKPU, pak bagaimana dengan pesawat kepresidenan.
Mas, kata Pak Jokowi, saya naik angkot saja untuk kampanye saya siap, jangankan pesawat kepresidenan," katanya.
Di sisi lain, acara bagi-bagi sembako yang dilakukan oleh Jokowi oleh oposisi, seperti Gerindra dianggap sebagai cerminan dari persoalan harga sembako yang tinggi di Indonesia.
"Kalau Presiden bagi sembako, banyak yang mau. Ini sembako mahal, rakyat tak mampu beli," ata Waketum Gerindra, Arief Pouono.
• Sri Mulyani Jadi Pembicara di Amerika, Ferdinand Hutahaean: Nyari Dukungan Bu Atas Kasus Century?
Sejumlah partai oposisi yang hadir pun menanggapi hal tersebut, hingga penjadi perdebatan dengan para pendukung Jokowi.
Seperti Politisi PKS Mardani Ali Sera yang mengagap jika bagi-bagi sembako bukanlah tugas presiden.
Menurutnya, masalah-masalah besar butuh diselesaikan, dan Jokowi sudah ditemui, bahkan oleh para menteri.
Simak selengkapnya dalam video di bawah ini. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)
• Unggah Foto Politisi Koruptor, Mahfud MD: Diarak di Depan Umum, Lalu Digelandang, Dijadikan Tontonan