Breaking News:

Tanggapi Jokowi, Fahri Hamzah: Kejar Tayang Pengen Menang Padahal Bikin Lubang Nyemplung Jurang

Ditargetkan usai Pilkada Serentak 2018, penganut Aliran Kepercayaan sudah bisa mendapatkan KTP khusus.

Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
Kolase
Joko Widodo (kiri) dan Fahri hamzah (kanan) 

TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo soal pencantuman pengantut aliran kepercayaan dalam e-KTP.

Pantauan TribunWow.com, hal itu ia utarakan melalui akun Twitternya yang diposting pada Rabu (18/4/2018).

Awalnya, akun @AnnaSuezann mempertanyakan kenapa Jokowi terkesan menerima keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).

@AnnaSuezann: Lho, kok Pak @jokowi terkesan malah menerima saja keputusan MK?

Jika ditulis seperti itu, maka sama saja dgn mengaburkan identitas saya sbg pemeluk agama Islam!

Itu hak asasi saya yg dilindungi UUD 45, lho Pak!

Kemana jargon #SAYA_PANCASILA nya.

Fahri Hamzah Sebut Orang yang Tak Terima Kasih kepada Amien Rais Buta Sejarah dan Khianat

Fahri Hamzah mengungkapkan jika ia mengingatkan jika akibat perekrutan pemilih dari kelompok tertentu bisa fatal bagi disintegrasi nasional.

@Fahrihamzah: Saya hanya mengingatkan agenda politik untuk merekrut pemilih dari kelompok tertentu...

tapi akibatnya bagi disintegrasi nasional bisa fatal...

kejar tayang Pengen menang padahal bikin lubang nyemplung ke jurang...

Andi Arief: Cerita Rizal Ramli Pembualan, Saya Sarankan Boediono Melaporkannya, Jangan Takut, Lawan

Diberitakan sebelumnya, MK mengabulkan permohonan uji materi terkait aturan pengosongan kolom agama pada KK dan KTP. 

Hal itu diatur dalam Pasal 61 ayat (1) dan (2), serta Pasal 64 ayat (1) dan (5) Undang-Undang No 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan juncto Undang-Undang No 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
Tags:
Fahri HamzahPresiden Joko Widodo (Jokowi)Twitter
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved