Breaking News:

Korupsi EKTP

Merasa Keselamatannya Tak Terjamin di Rutan KPK, Fredrich Yunadi: Kami Ditumpuk seperti Ikan Asin

"Bayangkan pak, kami dijejali napi, ditumpuk-tumpuk seperti ikan asin. Kami minta ke Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro biar lebih dekat."

KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Advokat Fredrich Yunadi saat menjalani sidang perdana sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (8/2/2018). Fredrich Yunadi didakwa menghalangi proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap tersangka mantan Ketua DPR Setya Novanto. 

TRIBUNWOW.COM - Fredrich Yunadi, mantan kuasa hukum Setya Novanto mengaku keselamatan dirinya selama di Rutan Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak terjamin.

"Kami minta kalau bisa tahanan kami dipindah ke Polda Metro Jaya atau Polres Jakarta Pusat karena ditahanan KPK, keselamatan kami tidak terjamin," ujar Fredrich, Kamis (12/4/2018) di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Ia pun menjelaskan maksud pernyataannya kenapa keselamatannya tidak terjamin selam ditahan di Rutan KPK.

"Bayangkan pak, kami dijejali napi, ditumpuk-tumpuk seperti ikan asin. Kami minta ke Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro biar lebih dekat," kata Fredrich lagi.

Fredrich Yunadi Komentari Tuntutan 16 Tahun Penjara Setya Novanto: Tidak Ada Landasan Hukum, Ngawur

Soal permintaan tersebut, majelis hakim menyatakan belum bisa membuat keputusan. 
Majelis hakim akan lebih dulu meminta pendapat jaksa penuntut umum.

"Untuk pengalihan penahanan, kami minta pendapat jaksa dulu karena untuk memutuskan ini perlu masukan. Memang formalitas kewenangan penahanan ada di kami tapi prakteknya ada di penuntut umum," terang hakim ketua.

Didorong Ikut Pilpres, Mahfud MD Malah Merendah: Tak Punya Elektabilitas dan Dukungan Parpol

Sementara itu, dari kubu Jaksa juga meminta waktu untuk berkoordinasi dengan pihak Rutan KPK apakah memang fakta di lapangan sesuai dengan keluhan Fredrich.

Menurut jaksa Takdir, meski rutan KPK adalah rutan cabang Cipinang namun penerapan SOP disamakan dengan Rutan Cipinang.

Atas perlunya waktu untuk menentukan nasib pemindahan penahanan apakah dikabulkan atau tidak, hakim meminta Fredrich bersabar.

"Risiko ditahan seperti itu mohon disadari,"kata hakim.

"Tapi ketenangan jiwa mohon dipertimbangkan,"jawab Fredrich.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sebut di Rutan KPK Tahanan Ditumpuk Bak Ikan Asin, Fredrich Minta Pindah ke Polda Metro

Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved