Breaking News:

Rustam Ibrahim: Wajar Utang Tambah, Bunga dan Cicilan Pokok Warisan Era Soeharto sampai SBY

Diketahui, pernyataan-pernyataan Rustam Ibrahim itu menanggapi omongan Fadli Zon yang mengatakan jika rezim Jokowi merupakan rezim tukang utang.

Tayang:
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
Rustam Ibrahim 

TRIBUNWOW.COM - Direktur LP3ES Rustam Ibrahim kembali menyoroti soal utang negara.

Dilansir TribunWow.com, hal itu disampaikan Rustam Ibrahim melalui akun Twitternya yang diunggah pada Rabu (4/4/2018).

Menurut Rustam, utang Indonesia saat ini membengkak karena warisan utang masa lalu.

Rustam Ibrahim mengatakan jika semua rezim adalah tukang utang.

Omongannya Dipotong Fadli Zon, Mahfud MD: Sebut Tahapan Aja Salah, Apalagi Cuma Ngawur

Akan tetapi, pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbeda.

Hal itu karena utangnya tidak dikorupsi sebanyak era Soeharto.

@RustamIbrahim: Semua rezim sejak dari Soeharto, SBY sampai Jokowi adalah tukang utang.

Bedanya era Jokowi tidak dikorupsi sebanyak era Soeharto yang mencapai 30 - 50% anggaran.

Ratna Sarumpaet Telp Anies, Mobil yang Diderek Dishub Akhirnya Dikembalikan, Sandi: Itu Melanggar

Menurut Rustam Ibrahim, utang negara harus bertambah karena harus membayar bunga dan cicilan.

Tak hanya itu, negara juga memerlukan utang untuk membangun infratruktur.

@RustamIbrahim: Utang memang harus bertambah karena pemerintah harus bayar bunga dan cicilan utang ratusan trilyun.

Pemerintah perlu nambah utang, agar bisa membangun infrastruktur untuk kesejahteraan rakyatnya.

Pidatonya Kerap Jadi Sorotan, Politisi PDIP Adian Napitupulu Sebut Prabowo Panik karena Usia

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/3
Tags:
Fadli ZonRustam IbrahimTwitterUtang Indonesia
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved