4 Fakta Pembakaran Markas Pemuda Pancasila, Ada Kaitannya dengan Penganiayaan Anggota TNI
Empat fakta pembakaran markas Pemuda Pancasila di Bekasi, ada kaitannya dengan penganiayaan anggota TNI AU.
Penulis: Bima Sandria Argasona
Editor: Bima Sandria Argasona
"Ada yang pakai motor sama mobil. Setelah itu saya lihat sudah terbakar," ucap Iwal warga yang menyaksikan kejadin tersebut.
Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB dini hari dan berlangsung sangat cepat.
2. Proses Penyelidikan
Dengan cepat, Kepilisian Sektor Pondok Gede telah menerima laporan.
BACA: Begini 7 Potret Menggemaskan Anak Andien, Kawa saat Nikmati Salju Pertamanya
Kapolsek Pondok Gede Kompol Suwari saat dihubungi mengungkapkan jika tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Tidak ada laporan korban jiwa hanya bangunan dan mobil saja. Namun saat ini sudah ditangani langsung oleh Polres Metro Bekasi. Kami sudah mengecek dan mengamankan TKP dan memasang garis polisi," kata Suwari, dikutip dari Kompas.com.
Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan kepolisian, untuk mengetahui motif pelaku pembakaran.
"Soal peristiwa pembakaran posko dan kendaraan ormas dini hari tadi, sudah kami tangani. Saat ini masih kami dalami dan selidiki," ucap Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Dedy Supriyadi
Polisi juga tak ingin mengira-ngira siapa dalang dari kejadian ini, sebelum hasil penyelidikan keluar.
3. Penganiayaan Anggota TNI
Terkait peristiwa pembakaran markas PP, pihak terkait akhirnya angkat bicara.
BACA JUGA: Dilarang Sebut Nama Kim Jong Un Ia Berada di Beijing, Masyarakat China Berikan Sebutan Menggelikan
Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Aries Budiman menjelaskan jika kejadian ini ada kaitannya dengan penganiayaan anggota TNI AU.
Arie menyebut jika ada penganiayaan anggota TNI AU di lapak penjualan durian di Jasti Asih.