Dilarang Sebut Nama Kim Jong Un Ia Berada di Beijing, Masyarakat China Berikan Sebutan Menggelikan
Pemerintah China larang masyarakatnya sebut nama Kim Jong Un saat ia berada di Beijing, untuk itu masyarakat beri berbagai julukan menggelikan.
Penulis: Bima Sandria Argasona
Editor: Bima Sandria Argasona
TRIBUNWOW.COM - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un berkunjung ke China.
Dilansir oleh TribunWow.com dari Business Insider, Kamis (29/3/2018) China berusaha menjaga kunjungan Kim Jong Un ke China.
Jika masyarakat China tahu tentang kedatangana Kim Jong Un, maka mereka akan memunculkan berbagai spekulasi.
Untuk itu, ada peraturan khusus yang dibuat oleh Pemerintah China guna menjaga kunjungan Kim Jong Un.
BACA: Persib Bandung Ungkap Sikap Tegas hingga Messi Pergi saat Laga Argentina Vs Spanyol Belum Usai
Pemerintah China memutuskan untuk melarang rakyatnya menyebut nama Kim Jong Un saat ia berada di Beijing.
Larangan tersebut membuat masyarakat memberikan julukan khusus kepada Pemimpin Korea Utara tersebut.
Masyarakat China menyebut Kim Jong Un sebagai seseorang 'Gendut di kereta' sebagai gantinya.
Kim Jong Un melakukan kunjungan tidak resmi ke Beijing, China awal pekan ini.
BACA JUGA: Riset Tunjukan Meditasi Bisa Tingkatkan Fungsi Seksual Perempuan
Sebelumnya tidak ada yang tahu pasti kapan tepatnya, Kim Jong Un akan berkunjung ke China.
Namun, orang-orang meyakini jika Kim Jong Un telah sampai di Beijing, pada Rabu (28/3/2018) waktu setempat.
Selain larangan menyebut nama Kim Jong Un, Pemerintah China juga menyensor segala yang berkaitan tentang Korea Utara di internet China.
Selain gendut, ada julukan lain yang diberikan oleh masyarakat China agar tak diketahui oleh pemerintah dan diblokir.
BACA: Usai Jersey Laris Manis, Persib Bandung Dapat Banyak Keluhan karena Masalah Ini
Beberapa mereka menyebut Kim Jong Un dengan pasien obesitas, pengunjung dari timur laut, dan saudara sebelah.
Sebelum kedatangan Kim Jong Un, pemerintah telah memblokir beberapa nama sebutan yang dimunculkan oleh masyarakat di Internet.
Dari mulai Fatty the third, fatty kim the third, hingga sebuta-sebutan yang dimunculkan pada masa lalu saat ia melakukan kunjungan di China pada tahun 2016. (*)