Ruhut Sitompul: Omongan Pengamat Amerika Soal Indonesia Tahun 2030 Sangat Beda dengan Prabowo
Pidato Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto soal bubarnya Indonesia pada tahun 2030 menuai beragam reaksi dari publik.
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Pidato Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto soal bubarnya Indonesia pada tahun 2030 menuai beragam reaksi dari publik.
Pantauan TribunWow.com, salah satunya adalah dari mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ruhut Sitompul.
Menurut Ruhut Sitompul, pengamat asal Amerika, Agus Lutan, mengungkapkan kondisi yang berbeda dengan pernyataan Prabowo Subianto.
Jika Prabowo memprediksi Indonesia bakal hancur, maka pengamat asal Amerika itu mengatakan jika Indonesia akan masuk sebagai negara termaju di Dunia.
HEBOH! Jubir KPK Debat dengan Politisi PDIP: Jangan Macam-macam Mas, Komitmen Kebangsaan Anda Langgar
Menurut Agus Lutan, akan ada 3 negara termaju di dunia, yakni China, India, dan Indonesia.
@ruhutsitompul: Aku Sangat Percaya Pendeta Agus Lutan Pengamat dari Amerika mengatakan padanya
"Indonesia masuk 3 Negara Termaju di Dunia, 1 China 2 India & 3 IndonesiaKu tercinta di Thn 2030"
sangat Bertolak Belakang dgn apa yg dikatakan Prabowo Indonesianya akan Bubar di Thn yg sama MERDEKA.
POPULER! Ruhut Sitompul: Kalau Kelompok Mereka yang Ngomong, Kritik, Saat Kami yang Bilang, Menghina, Hahaha
Diberitakan sebelumnya, akun Facebook @Gerindra mengunggah sebuah video Prabowo Subianto pada Senin (19/3/2018), seperti berikut ini.
"Saudara-saudara! Kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara.
Gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini.
Tetapi, di negara lain, mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030. Bung! Mereka ramalkan kita ini bubar.
VIRAL! Soal Amien Rais dan Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Pemuda Muhammadiyah Siap Fasilitasi Debat Terbuka
Elite kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara dikuasai 1 persen rakyat kita, enggak apa-apa.
Bahwa hampir seluruh aset dikuasai 1 persen, enggak apa-apa.
Bahwa sebagian besar kekayaan kita diambil ke luar negeri tidak tinggal di Indonesia, tidak apa-apa.
Ini yang merusak bangsa kita, saudara-saudara sekalian!
Semakin pintar! Semakin tinggi kedudukan! Semakin curang! Semakin culas! Semakin maling! Tidak enak kita bicara, tapi sudah tidak ada waktu untuk kita pura-pura lagi," kata Prabowo.
Baca berita ini: Jawaban Quraish Shihab saat Ditanya Najwa soal Tanda-tanda Jodoh Sudah Dekat, Apa Saja?
Menurut akun Facebook @Gerindra, Prabowo Subianto sudah berkali-kali mengingatkan terkain hal ini.
"Sudah berkali-kali Prabowo Subianto mengingatkan, bahwa negara ini kaya namun miskin karena para elit kita membiarkan para komprador menguasai sumber daya alam Indonesia.
Bahwa mereka, para elit, seakan menutup mata dan telinganya ketika banyak rakyat Indonesia berteriak kelaparan, para ibu berteriak susahnya akses kesehatan yang layak, mahalnya pendidikan yang bermutu.
Pantaskah mereka dipilih kembali? Pantaskah mereka kita biarkan terus menjarah hasil bumi nusantara?
Top 5 News: 6 Hari Nikah Pria Bantu Istrinya Menikahi Orang Lain hingga Surat Terbuka Ulin Yusron ke Amien Rais
'Mari kita pertahankan momentum peperangan melawan koruptor dan komprador.
Koruptor adalah mereka yang mengambil apa yang sudah menjadi uang rakyat untuk perut sendiri.
Komprador adalah mereka yang membantu menjarah, atau membiarkan penjarahan serta pengiriman kekayaan alam nusantara ke luar negeri-Prabowo Subianto'," tulis @Gerindra. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)
POPULER! Soal Amien Rais dan Luhut, Mahfud MD: Ada Bagian dari Reformasi yang Membawa Kita Mundur
Baca juga: Rustam Ibrahim: Saatnya Utut Adianto Rebut Kepemimpinan Politik, Opini dari Fadli Zon-Fahri Hamzah