Breaking News:

Berkat Panel Surya yang Terjangkau dari China, Masyarakat Australia Kini Swadaya Energi Listrik

Masyarakat telah berhasil memanfaatkan tenaga surya untuk mencukupi kebutuhan listrik hariannya.

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Fachri Sakti Nugroho
INTERNET
Ilustrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya 

Tony tidak dapat memprediksi pasti kapan waktunya akan tiba, tapi ia mengatakan ini akan menjadi akhir dari era tenaga listrik yang dihasilkan panel surya.

"Pemerintah yang sudah senang dengan mendukung tenaga surya mulai berpikir, membayar listrik di siang hari saat kita tak membutuhkannya sebenarnya adalah hal yang tidak efisien, mungkin kita harus menghentikannya," ujarnya.

"Jadi kita perlu mencari jalan keluar dan mungkin kemungkinan satu-satunya adalah menggunakan persediaan baterai."

Populer: Review Samsung Galaxy A8, A8 + yang Berteknologi Tinggi

Saat dikombinasikan dengan unit baterai di rumah-rumah, listrik dari tenaga surya yang dikumpulkan di siang hari bisa disimpan dan digunakan di pagi dan malam hari.

Sekitar 20 ribu baterai rumah sudah dipasang di Australia tahun lalu, dimana jumlah ini tiga kali lipat dibanding di tahun 2016, tapi masih dibawah panel surya.

Direktur eksekutif dari Clean Energy Council, Kane Thornton mengatakan di sejumlah negara, baterai surya sudah bisa menutup biayanya sendiri.

"Baterai berada sedikit di belakang tenaga surya, jadi jelas sekali harga surya telah turun secara dramatis dalam 10 tahun terakhir," ujarnya.

"Dan sekarang kita benar-benar baru memulai gunakan teknologi baterai."

"Jadi dalam beberapa tahun ke depan, kita akan melihat 1,8 juta rumah dengan panel surya mempertimbangkan teknologi baterai, karena biaya dan secara ekonomi akan membuat lebih baik," pungkasnya. (*)

Halaman 2/2
Tags:
ListrikPanel SuryaMatahari
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved