Gunakan Sperma, Cara Baru untuk Mengobati Kanker Serviks
Para ilmuwan menemukan cara baru untuk mengobati kanker serviks. Uniknya, cara ini melibatkan sperma.
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Para ilmuwan kini menemukan cara baru untuk mengobati kanker serviks.
Uniknya, cara ini melibatkan sperma.
Mereka menggunakan sperma untuk mengantarkan obat kemoterapi.
Metode baru ini dianggap sangat menjanjikan dibandingkan cara pemberian obat kemo standar.
Itu karena sperma memang dirancang untuk berenang melalui saluran reproduksi wanita.
BACA: Sperma Eks PSS Sleman Kristian Adelmund Pernah Ingin Dibeli Rp 1 Miliar Oleh Wanita Indonesia
Hal itulah yang membuat cara pengobatan baru ini lebih efektif dibandingkan cara yang sudah diketahui sebelumnya.
Sudah banyak diketahui bahwa obat kemo merusak sel normal bersamaan dengan penghancuran sel kanker.
Ini menyebabkan efek samping seperti kelelahan ekstrem, mual, dan sebagainya.
Pada akhirnya, para dokter kemudian membatasi dosis yang dapat diterima pasien.
Namun, bayangkan jika obat tersebut dibawa langsung ke sel tumor.
Tentunya ini bisa mengurangi efek samping dan menghilangkan risiko sel sehat hancur.
BACA: Menguak 4 Rahasia Mendapatkan Sperma Banyak, Gesit, dan Berkualitas
"Dalam percobaan kami, sel sperma menunjukkan kemampuan enkapsulasi obat yang tinggi dan stabilitas pembawa obat dengan mudah meminimalkan efek samping beracun dan akumulasi obat yang tidak diinginkan pada jaringan sehat," tulis laporan tersebut dikutip dari jurnal ACS Nano, Senin (4/12/2017).
Tim peneliti dari Leibniz Institute for Solid State and Materials Research mengisi sel sperma dengan doksorubisin (bakteri antibiotik untuk kanker) obat kemo umum.