5 Hal yang Bikin Milenial Sulit Punya Rumah
Investasi properti dapat memberikan keuntungan yang menggiurkan dari peningkatan harganya yang terjadi setiap tahun.
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Walaupun properti terhitung sebagai investasi yang menjanjikan untuk masa depan, masih banyak anak milenial belum berani membeli properti.
Padahal sebenarnya, investasi properti bisa memberikan keuntungan hingga berkali-kali lipat.
Investasi properti dapat memberikan keuntungan yang menggiurkan dari peningkatan harganya yang terjadi setiap tahun.
Jika properti tersebut disewakan, kamu bisa mendapatkan penghasilan tambahan
dari properti tersebut.
Tak heran bila banyak yang menjadikan investasi jenis ini sebagai modal pensiun di hari tua.
Apalagi saat ini kebutuhan tempat tinggal, terutama di lokasi strategis, kian hari semakin tinggi sehingga investasi properti ini dianggap tetap menjanjikan.
Sayangnya, masih banyak kaum muda atau milenial belum berani investasi properti.
Banyak alasan mengapa milenial tidak memiliki rumah dan tidak mau berinvestasi properti.
Selain bergaya hidup boros, mereka masih menunda memiliki properti, sebut saja rumah.
Semakin ditunda akhirnya mereka benar-benar tidak bisa memiliki rumah karena harga rumah setiap tahun naik gila-gilaan.
Berikut ini sejumlah alasan mengapa milenial selalu menunda membeli properti sehingga sulit memiliki rumah untuk sekadar menjadi tempat tinggal mereka, seperti dikutip dari situs perbandingan dan pengajuan produk keuangan HaloMoney.co.id.
1. Terlalu lama menganalisa, takut kemahalan
Anak-anak milenial sering khawatir dalam mengambil keputusan untuk membeli properti, misalnya rumah atau apartemen.
Akhirnya mereka menghabiskan terlalu banyak waktu untuk meneliti dan
melakukan analisis harga, dan terlalu lama membandingkan harga dengan fasilitas properti.
Akhirnya mereka tidak kunjung membeli properti karena merasa belum memiliki pilihan yang tepat.