Breaking News:

Jangan Duduk Terlalu Lama Kalau 5 Hal Mengerikan Ini Tak Mau Terjadi

Apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh ketika kita menghabiskan 8 jam sehari untuk duduk?

Editor: Galih Pangestu Jati
NET
Ilustrasi 

TRIBUNWOW.COM - Moms sebagian aktivitas kita pasti dilakukan dengan duduk.

Mungkin saat Moms menggosok pakaian, duduk terlalu lama saat bekerja, atau bisa saja saat bersantai menonton televisi.

Tetapi, apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh ketika kita menghabiskan 8 jam sehari untuk duduk? 

Dilansir TribunWow.com dari Nakita, organisasi kesehatan dunia (WHO) menyebutkan, terlalu lama duduk merupakan penyebab kematian nomer 4, setelah tekanan darah tinggi, merokok, dan kadar gula darah tinggi.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal Biofisika telah menemukan bahwa duduk terlalu banyak tidak hanya membuat bokong lebar dan bulat, tetapi juga dapat meningkatkan obesitas.

Dikuti dari Medical Daily, menurut Centers for Disease Control and Prevention, obesitas mungkin bukan hanya dari makanan yang kita makan, melainkan seberapa banyak kita duduk.

"Biasanya ketika orang memikirkan obesitas mereka memikirkan kalori, dan makanan, tapi lebih jauh dari itu." kata Amit Gefen, Profesor di Departemen Teknik Biomedis Universitas Tel Aviv, Israel.

Penelitian dokter Barry Braun menemukan bahwa ketika seseorang duduk lama, ia akan lebih mudah lapar.

Sekalipun energi yang dibutuhkan sedikit, namun tubuh seperti menuntut penambahan energi lewat makanan.

‘Rasa lapar’ ini kemudian ditanggapi otak dengan menyuruh Moms untuk makan. Makanan-makanan yang dikonsumsi inilah yang menyumbangkan kalori pada tubuh.

Karena kalori tersebut tidak dibakar maksimal, ia tertimbun pada bagian-bagian tubuh khususnya perut, pinggul dan paha.

Selain dapat menyebabkan obesitas, berikut ancaman penyakit jika Moms atau Dads terlalu lama duduk;

Demensia

Jika duduk terlalu lama, otak bisa terlihat seperti orang yang menderita demensia. Duduk juga meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, stroke, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi, yang semuanya berperan dalam kondisi ini.

Bergerak sepanjang hari dapat membantu bahkan lebih dari berolahraga untuk menurunkan risiko semua masalah kesehatan ini.

Sumber: Nakita
Halaman 1/3
Tags:
NakitaWorld Health Organization (WHO)Israel
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved