Breaking News:

Unilever Tutup Pabrik Colmans Mustard yang Sudah Berusia 160 Tahun, Begini Implikasinya

Unilever mengumumkan akan menutup pabrik Mustard Colman mereka pada akhir 2019.

Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
KONTAN
Unilever 

TRIBUNWOW.COM - Kabar mengejutkan datang dari Unilever.

Dilansir the guardian pada Jumat (5/1/2018), Unilever mengumumkan akan menutup pabrik Colman's Mustard mereka pada akhir 2019.

Penutupan tersebut menyusul keputusan partner bisnis mereka, Britvic yang mengumumkan pada situs resmi perusahaan mereka.

Britvic merupakan pembuat minuman ringan di Inggris.

Juru bicara Unilever mengatakan keputusan Britvic memiliki implikasi yang serius bagi bisnis Unilever.

Baca: Viral! Gadis 60 Tahun Menikah dengan Laki-laki yang 20 Tahun Lebih Muda, Netizen: Cantik Ya

Hal tersebut lantaran penutupan ini akan memengaruhi 113 pekerjaan Unilever.

Rencananya, sekitar 40 pekerjaan akan dipindahkan ke Burton, sementara 25 lainnya akan dibuatkan tempat baru di Norwich dengan fasilitas baru.

Langkah ini dilakukan untuk tetap melakukan produksi dan pengemasan bubuk Mustard Colman, produksi milling dan mint mustard.

Gadget terbaru! Limited Edition dan Siap Diluncurkan, Segini Harga OnePlus 5T Sandstone White

Perusahaan juga mengatakan akan tetap mencari dan menggunakan mint dan mustard dari sumber lokal.

Hal tersebut dilakukan ditengah usaha Inggris yang bersiap untuk keluar dari Uni Eropa.

Selain itu, Unilever juga tengah melakukan peninjauan hubungan antara Anglo-Dutch.

Di disi lain, pemerintah Inggris mengaku kecewa dengan keputusan Unilever.

Baca berita ini: Tagar #KPK DKI Trending, Netizen Tertawai Pembentukannya

Colman's Mustard
Colman's Mustard 

"Pemerintah kecewa Unilever telah memutuskan untuk menutup pabrik Norwichnya, meskipun kami menyambut baik komitmen mereka terhadap produksi milling dan mint dari mustard di Norwich," kata juru bicara pemerintah Inggris.

Baca: Gaji dan Fasilitas Anggota TGUPP DKI Jakarta Bikin Melongo, Anies Baswedan Pastikan Tugasnya

Sementara itu, serikat pekerja mengatakan penutupan ini merupakan berita buruk bagi mereka.

"Ini benar-benar berita buruk bagi pekerja di Colman, Norwich, dan pabrik di East Anglia," kata Warren Kenny, perwakilan serikat kerja.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya mendesak Unilever untuk mempertimbangkan lagi keputusan mereka.

Pembela kaum buruh lainnya mengatakan bahwa pemerintah tidak melakukan cukup banyak upaya untuk menghentikan penutupan ini.

Baca ini: Sang Sepupu Dibebaskan, Bagaimana dengan Ahed Tamimi? Bocah Palestina yang Meninju Tentara Israel

Diketahui, Jeremiah Colman mulai menjual mustard di dekat Norwich pada tahun 1814.

Keponakan Jeremiah, James Colman kemudian mendirikan pabrik di sana pada tahun 1858.

Sedangkan Unilever memperoleh bisnis ini pada tahun 1995. (*)

Heboh! Sopir Truk di Sumedang Tolak Beri Rokok dan Uang, Apa yang Dilakukan Preman Ini Bikin Netizen Geram

Sumber: TribunWow.com
Tags:
UnileverInggris
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved