Natal 2017
Wisatawan Terus Padati Bali hingga Cara Unik Warga Promosikan Wisata Pulau Dewata
Erupsi Gunung Agung tidak memengaruhi minat wisatawan menikmati liburan Natal dan tahun baru di Bali.
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Lailatun Niqmah
Camat Kubu, I Made Suartana menjelaskan hujan abu menguyur sejumlah desa.
Satu di antaranya Desa Tulamben, Kecamatan Kubu.
"Dari 9 Desa Dinas di Kubu, baru perbekel Tulamben yang infokan ada hujan abu akibat erupsi tadi. Seperti di Dusun Batudawa, Dusun Muntig, dan sejumlah Dusun bagian atas," jelas I Made Suartana.
Ditambahkan, intensitas hujan abu di Tulamben cukup keras dan tebal.
Baca berita ini: Korut: Sanksi Baru PBB Merupakan Deklarasi Perang, Kalian Akan Bayar Mahal Atas Hal Ini
Suartana memprediksi, ketebalan hujan abu mencapai sekitar 1 centimeter di bagian atas.
Jalanan dan atap rumah warga berabu.
“Hujan (abu) sekarang, lebih tebal dari hujan abu yang menguyur Kubu sebelumnya,” jelas I Made Suartana.
Seperti diketahui, Gunung Agung kembali alami erupsi sekitar pukul 10.05 wita, Minggu (24/12/2017).
Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Berapi bagian Timur, Devy Kamil Syahbana mengaku, erupsi sekarang intensitasnya relatif mirip dengan erupsi sebelumnya.
Ketinggiannya mencapai 2.500 m.
Baca ini: Viral! Video Detik-detik 26 Remaja Jarah Toko Pakaian di Depok, Netizen: Ampun Generasiku
Tekanan erupsi sedang sampai kuat, dan warna abu kelabu tebal.
Ini ditenggarai karena dalam priode enam jam, dari pukul 06.00 - 12.00 wita, terekam ada peningkatan kegempaan vulkanik.
Ada delapan gempa vulkanik, dan delapan hembusan.