Hari Ibu
Anies Baswedan Ceritakan Sosok Ibunya yang Sempat Digunjingkan Gara-gara Sekolah
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengunggah kisah ibunya, Jumat (22/12/2017).
Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
Ibu masih mengandung anak pertamanya, yaitu saya, ketika harus bolak-balik Yogya-Bandung karena sudah menikah tapi masih harus mengajar di Bandung.
.
Hingga kini, 52 tahun kemudian, Ibu masih mengajar, masih membimbing disertasi dan masih terus dalam berbagai kegiatan sosial & keagamaan.
Anak angkatnya, umumnya dari daerah2 yg bersekolah di Yogya. Mereka kini ada di mana2, bahkan salah satu anak angkatnya di Sorong, Papua Barat sana membuat Masjid dan pusat kegiatan dengan dinamai: Aliyah.
Bersyukur bbrp waktu yg lalu sempat antar Ibu menengok dia, yang kini telah jadi “orang” di tanah asalnya di Papua.
Ibu adalah pendidik pertama, pendidik terutama. Dari Ibu mengalir cinta, kasih, dan doa yg tanpa batas.
Ibu adalah contoh efek perubahan dari visi kesetaraan kesempatan dalam pendidikan.
Kakek adalah seorang yg amat sederhana, hidup di kota kecil & dingin di kaki gunung, kesehariannya adalah usaha sarung tenun tradisional di rumah. Tidak ada banyak bacaan.
Tapi ia rutin dengarkan radio, ia dengarkan tamu2 dari jauh bertutur tentang kemajuan, ttg perubahan. Ia berkesimpulan: perempuan harus sekolah hingga tuntas.
VIRAL: Greget Banget! Awalnya Bikin Kesel, Nyanyi Lagu Barat, Endingnya Ngakak Abis!
Itu sesungguhnya adalah kisah perubahan. Memberikan kesempatan belajar pada perempuan memiliki dampak lintas generasi.
Selamat Hari Ibu.
*ABW"
Unggahan Anies Baswedan itu telah disukai empat puluh lebih dan dikomentari ratusan netizen. (TribunWow.com/ Woro Seto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/anies-baswedan_20170817_211406.jpg)