Breaking News:

Hari Ibu

Anies Baswedan Ceritakan Sosok Ibunya yang Sempat Digunjingkan Gara-gara Sekolah

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengunggah kisah ibunya, Jumat (22/12/2017).

Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
tribunnews
Anies Baswedan 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengunggah kisah ibunya, Jumat (22/12/2017).

Hal tersebut ia lakukan lantaran hari ini bertepatan dengan hari Ibu.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengunggah tiga foto saat bersama ibunya.

Dalam foto pertama, Anies tampak merangkul dan mencium sang ibu.

Ibunda Anies Baswesan tampak tersenyum bahagia.

  VIRAL: Pembunuh Mantan Polisi Aiptu Made Suanda di Bali, Salah Satu Pelakunya Adalah Perempuan

Tak hanya itu, Anies juga menceritakan sosok ibunya yang bernama Aliyah.

Semasa muda, Aliyah sempat digunjingkan warga sekampung lantaran merantau untuk bersekolah.

Bahkan Anies Baswedan menceritakan kegigihan sang mama demi pendidikan.

Begini cerita selengkapnya:

"Ini adalah ttg Ibu. Namanya Aliyah. Lahir dan besar di kaki gunung Ciremai, di Kuningan Jawa Barat. Saat lulus SMP, di Kuningan belum ada SMA.

Ayahnya menitipkan pada kerabatnya di Cirebon spy anak perempuan ini bisa meneruskan SMA.

Saat itu sempat jadi bahan “omongan” di kampungnya karena seorang anak perempuan “meninggalkan” rumah bukan karena menikah tapi karena sekolah.

Diantar kakak laki2nya, Ibu naik oplet ke Cirebon. Selesai SMA, ia ingin jadi guru dan diterima di Unpad jurusan Pedagogi yg kemudian menjadi IKIP Bandung.

POPULER: 7 Seleb Indonesia yang Sempat Berseteru dengan Ibunya, No 2 Dikabarkan sang Anak Bagai Mesin ATM

Tahun 1965, Ibu, seorang anak perempuan yg dulu digunjingkan di kampung itu, menjadi anak pertama dalam sejarah keluarga besar yg pernah ikut wisuda jadi Sarjana. Sebuah lembaran baru bagi seluruh keluarga.

Sejak itu Aliyah mengajar di IKIP Bandung hingga mutasi ke IKIP Yogyakarta karena menikah dgn Ayah, Rasyid Baswedan, seorang pria dari Jogja. Mereka berdua sama-sama dosen.

Ibu masih mengandung anak pertamanya, yaitu saya, ketika harus bolak-balik Yogya-Bandung karena sudah menikah tapi masih harus mengajar di Bandung.
.
Hingga kini, 52 tahun kemudian, Ibu masih mengajar, masih membimbing disertasi dan masih terus dalam berbagai kegiatan sosial & keagamaan.

Anak angkatnya, umumnya dari daerah2 yg bersekolah di Yogya. Mereka kini ada di mana2, bahkan salah satu anak angkatnya di Sorong, Papua Barat sana membuat Masjid dan pusat kegiatan dengan dinamai: Aliyah.

Bersyukur bbrp waktu yg lalu sempat antar Ibu menengok dia, yang kini telah jadi “orang” di tanah asalnya di Papua.

Ibu adalah pendidik pertama, pendidik terutama. Dari Ibu mengalir cinta, kasih, dan doa yg tanpa batas.

Ibu adalah contoh efek perubahan dari visi kesetaraan kesempatan dalam pendidikan.

Kakek adalah seorang yg amat sederhana, hidup di kota kecil & dingin di kaki gunung, kesehariannya adalah usaha sarung tenun tradisional di rumah. Tidak ada banyak bacaan.

Tapi ia rutin dengarkan radio, ia dengarkan tamu2 dari jauh bertutur tentang kemajuan, ttg perubahan. Ia berkesimpulan: perempuan harus sekolah hingga tuntas.

VIRAL: Greget Banget! Awalnya Bikin Kesel, Nyanyi Lagu Barat, Endingnya Ngakak Abis!

Itu sesungguhnya adalah kisah perubahan. Memberikan kesempatan belajar pada perempuan memiliki dampak lintas generasi.

Selamat Hari Ibu.
*ABW"

Unggahan Anies Baswedan itu telah disukai empat puluh lebih dan dikomentari ratusan netizen. (TribunWow.com/ Woro Seto)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Anies BaswedanGubernur DKI JakartaInstagram
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved