Breaking News:

Frustasi Mikirin Istri, Pria Asal Kediri Bunuh Diri, Ternyata Ini Alasannya

Dia meluapkan perasaaanya melalui surat wasiat yang ditulisnya pada selembar kertas bergaris memakai spidol warna merah.

Editor: Lailatun Niqmah
NET
Ilustrasi 

TRIBUNWOW.COm - Sebelum ajal menjemputnya,korban gantung diri Moch Yusron (37) sempat menulis sepucuk surat wasiat.

Korban membuat surat wasiat pada secarik kertas berisi pesan ungkapan kekecewaan yang ditujukan untuk istrinya.

Dia meluapkan perasaaanya melalui surat wasiat yang ditulisnya pada selembar kertas bergaris memakai spidol warna merah.

Dilansir Surya pada Rabu (20/12/2017), adapun tulisan pada surat wasiat itu yakni berisi tentang perasaan korban terhadap perilaku istrinya.

"Ki lo Ma sing kok karepne Q kudu mati (Ini lho Ma yang kamu harapkan aku harus mati-red).

Pean tutukne lakonmu lak selingkuh (Kamu lanjutkan perbuatanmu untuk selingkuh-red).

Wis cukup lak ngelarani atiku awit durung loro tekan saiki! (Sudah cukup menyakiti hatiku, semenjak sebelum sakit hingga sekarang-red).

Lak iki jalan terbaik (Kalau ini jalan terbaik)-red," seperti dikutip dari tulisan surat wasiat tersebut.

Catatan bunuh diri korban
Catatan bunuh diri korban (Surya)

Baca: Gantikan Dirinya Sebagai Ketum Golkar, Begini Harapan Setnov untuk Airlangga Hartarto

Hal tersebut membuat korban diduga tidak tahan menghadapi persoalan pelik rumah tangganya, dan membuat korban frustasi.

Sehingga kenekatan korban mengambil jalan pintas mengakhiri hidupnya bunuh diri.

Seperti diberitakan sebelumnya, jasad korban ditemukan pihak keluarga dalam kondisi lehernya terlilit seutas tali di rumah orang tuanya di Desa Mukuh, Kecamatan Kayenkidul, Kabupaten Kediri, Selasa malam (19/12/2017) sekitar pukul 23.55 WIB.

Viral: Miris! Bocah Miskin yang Kehausan Ini Terpaksa Menjilati Kubangan Air Kotor di Jalanan

Ketika ditemukan pria 37 tahun itu mengenakan kaus warna oranye bercelana jeans hitam dalam kondisi leher terlilit seutas tali tambang yang diikatkan pada kayu atap dapur.

Baca ini: KPK: Jika Mengajukan JC dan Kooperatif, Hukuman Setya Novanto Bisa Diturunkan

Polisi mengamankan barang bukti di lokasi kejadian berupa tali tambang plastik 1,5 meter warna biru, kursi warna hijau yang dipakai pijakan korban saat gantung diri dan sejumlah pakaian korban.

Sementara itu, Tim Inafis Polres Kediri bersama petugas medis dari Puskesmas Bangsongan melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban sebagai prosedur penanganan kejadian bunuh diri.

Dari identifikasi itu ditemukan tanda-tanda di tubuh korban yang identik karena gantung diri.

Polisi memeriksa jasad korban Moch Yusron yang ditemukan gantung diri di Desa Mukuh, Kecamatan Kayenkidul, Kabupaten Kediri, Selasa (19/12/2017) malam sekira pukul 23.55 WIB.
Polisi memeriksa jasad korban Moch Yusron yang ditemukan gantung diri di Desa Mukuh, Kecamatan Kayenkidul, Kabupaten Kediri, Selasa (19/12/2017) malam sekira pukul 23.55 WIB. (surya/mohammad romadoni)

Baca: Digerebek Warga, Pasangan Diduga Mesum Asal Sulawesi Tengah Direndam di Laut

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik atau penganiayaan pada korban.

"Penyebab kematian korban murni karena bunuh diri," bebernya.

Dibuktikan, dari adanya bekas jeratan tali pada leher jenazah korban hingga tanda-tanda identik dengan korban gantung diri.

Selain itu, sesuai keterangan diperoleh dari pihak keluarga terkait motif bunuh diri ini karena korban depresi masalah keluarga (istri korban) soal permasalahan rumah tangga yang berlarut-larut. (*)

Baca juga: Warga Gelar Tumpengan hingga Kondisi Sopir Mobil yang Tercebur di Sungai Brantas Saat Ditemukan

Sumber: Surya
Tags:
Akhiri HidupKediri
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved