Diawali Salat Subuh hingga Teatrikal, Sejumlah Ormas dan Tokoh Gelar Aksi Bela Palestina di Monas
Sejumlah massa dari berbagai kalangan turun di Lapangan Medan Merdeka, Monas, Jakarta, Minggu (17/12/2017) gelar Aksi Bela Palestina.
Editor: Fachri Sakti Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar Aksi Bela Palestina, di Lapangan Medan Merdeka, Monas, Jakarta, Minggu (17/12/2017).
Aksi tersebut akan dimulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB.
Sebelum dimulainya aksi, para jamaah dipersilakan melakukan shalat subuh berjamaah terlebih dahulu di lapangan Monas.
“Kami membuka dengan shalat subuh dan kemudian diharapkan mereka (jamaah) sudah mengambil tempat,” ujar Wasekjen MUI Ustadz Zaitun Rasmin keterangan tertulis, terkait aksi bela Palestina, Sabtu (16/12/2017).
Zaitun mengatakan bahwa aksi tersebut kemudian akan diisi dengan orasi-orasi para tokoh serta pimpinan ormas yang hadir.
“Ada orasi dari pimpinan MUI, Muhammadiyah, NU, FPI, ada dari ormas lainnya,” ungkapnya.
Populer: Berniat Selamatkan Pengendara yang Terabas Palang, Polisi Jombang Tewas Tersambar Kereta Api
Aksi teatrikal gambarkan kepedihan rakyat Palestina
Dari pantauan Tribunnews.com di lokasi Minggu (17/12/2017) sekitar pukul 08.53 WIB, terlihat sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (ormas) turut melakukan Aksi Bela Palestina di sepanjang kawasan Monas, serta Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Satu diantaranya adalah Organisasi Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang menggelar aksi mereka di depan Kedutaan Besar Amerika, Jakarta Pusat, Minggu (17/12/2017).
Mereka menggelar aksi teatrikal yang menunjukkan betapa sulitnya menjadi warga Palestina yang harus tertindas sekian lama akibat konflik berkelanjutan dengan Israel.
Salah seorang anggota ACT, Bastian, mengatakan aksi tersebut sengaja digelar lantaran banyak anggota ACT lainnya yang sangat antusias mendukung warga Palestina mendapatkan hak mereka atas Yerusalem.
"Kami mau buat teatrikal seperti ini karena banyak yang antusias," ujar Bastian, dalam aksi tersebut.
Teatrikal tersebut, katanya, merupakan bentuk dukungan terhadap warga Palestina yang kini merasa semakin tertindas setelah Presiden Amerika secara sepihak mengumumkan bahwa Yerusalem kini menjadi ibukota Israel.
"(Aksi) ini menceritakan bagaimana kepedihan rakyat Palestina, karena Trump mengumumkan Yerusalem sebagai ibukota Israel," tegas Bastian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/aksi-bela-palestina_20171217_092541.jpg)