Begini Isi Surat 'Biasa' Presiden Soal Pergantian Panglima TNI Gatot Nurmantyo

Presiden Joko Widodo menyerahkan surat pemberhentian dan pengangkatan panglima TNI kepada pimpinan DPR.

Begini Isi Surat 'Biasa' Presiden Soal Pergantian Panglima TNI Gatot Nurmantyo
Kompas/Instagram/Kolase
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

TRIBUNWOW.COM - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto, menjadi calon tunggal yang diajukan Presiden Joko Widodo sebagai pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo selaku Panglima TNI.

Menurut Jokowi, Gatot diganti lantaran sudah mau masuk masa pensiun, meski masa Pensiun masih pada 2018 mendatang.

Hadi dipilih karena dinilai mampu membawa perubahan di tubuh TNI ke arah yang lebih profesional.

Senin (4/12) silam, Presiden Joko Widodo menyerahkan surat pemberhentian dan pengangkatan panglima TNI kepada pimpinan DPR.

Surat tersebut diantar oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

BACA   Legawa, Ini yang Dikatakan Gatot Nurmantyo Terkait Marsekal Hadi Mengganti Dirinya Jadi Panglima TNI

"Jadi baru kami terima (surat ini). Dan saya kira sesuai mekanisme yang ada tentu sebagaimana surat lainnya juga melalui rapim, diteruskan di bamus," kata Fadli kepada wartawan.

Menurutnya, surat Presiden soal pergantian Panglima TNI, sama seperti surat dari pemerintah biasa.

Begini isi suratnya:

Presiden Republik Indonesia

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Dian Naren
Editor: Dian Naren
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved