Kasus Lesbian di Batam, Orangtua Korban Kaget dan Histeris
Beberapa waktu silam, Kota Batam dihebohkan dengan beredarnya kasus asmara lesbi, FSP (17) dan SD (21) Kamis (23/11/2017).
Editor: Dian Naren
Ia mengaku selama ini setiap bercinta SD selalu memakai kolor dan baju.
Untuk lebih aman, mereka bercinta di dalam selimut.
Ironisnya lagi, SD mengaku memang merenggut keperawanan FSP.
Karena dia seorang perempuan yang tentu saja tidak memiliki alat kelamin lelaku, maka dia merenggut keperawanan sang korban dengan menggunakan jari.
SD mengaku sudah lima kali melakukan hubungan badan dengan FSP.
Kanit Reskrim Polsek Batuampar Iptu Ferry Supriadi mengatakan "Akhirnya orang tua korban kaget dan histeris. Kemudian kasusnya dibawa kesini (Polsek Batuampar)".
Kasus ini pun digiring ke ranah hukum.
Hingga kini kasus tersebut masih ditangani unit reskrim Batam Kota Polsek Batam Kota. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/lesbian_20171123_205725.jpg)