Breaking News:

Kisah Dokter yang Kini Mendekam di Tahanan Polisi Gara-gara Menolak Bayar Parkir Mobil

Seorang dokter kini harus merasakan dinginnya jeruji tahanan polisi, berawal dari keengganannya membayar parkir mobil, begini kisah lengkapnya.

Editor: Rimawan Prasetiyo
Reader's Digest
Ilustrasi dokter 

Selang berapa lama, sang sopir mobil dinas itu kembali lagi bersama Anwari.

Setelah terlibat cekcok, Anwari kemudian memukul Juansyah.

Tak hanya itu, Anwari juga sempat melepaskan tembakan ke udara dengan pistol yang dibawanya.

Saat mendengar ada keributan, petugas parkir dan pihak manajemen mal langsung datang untuk melerai.

4 Fakta Temuan Mayat Nenek Tiamah Dikubur di Dalam Kamar Rumah, Muncul Dugaan Dibunuh oleh Cucunya!

Karena merasa telah dianiaya, Juansyah dengan ditemani pihak manajemen mal melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kebayoran Lama pada Sabtu dini hari kemarin.

Anwari tersinggung

Anwari mengaku tersinggung hingga ia melepaskan tembakan ke udara dari pistol yang dibawanya.

"Dia merasa tersinggung saat bertanya kepada petugas parkir, jawabannya 'emang harus bayar'. "

Bak Hotel, Fasilitas Rumah Ibunda Nagita Slavina Bikin Melongo

"Dia merasa tersinggung dan emosi. Sampai akhirnya melakukan pemukulan dan mengeluarkan senjata dan menembakannya satu kali ke atas," kata Iwan.

Anwari kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di sel tahanan Mapolsek Kebayoran Lama.

Ia terancam dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan Pasal 355 tentang perbuatan tak menyenangkan. (Kompas.com/Alsadad Rudi)

Berita ini sebelumnya telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Dari Mana Tersangka Penganiaya Petugas Parkir Dapatkan Pistol?

Sumber: Kompas.com
Tags:
PenganiayaanMal Gandaria CityKebayoran Lama
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved