Keperawanan Terenggut, Gadis 20 Tahun Ini Harus Telan Kenyataan Pahit Usai Malam Pertama
Hubungan terlarang itu berawal dari dari petemanan media sosial (Facebook) akhir 2015.
Editor: Tinwarotul Fatonah
Jadi Tersangka, Inilah 4 Fakta tentang Jonru! Nomor 3 Tidak Ada Penyesalan!
Kabarnya, uang panaik Rp 17 juta tersebut sebenarnya adalah uang Syarifah, bukan murni dari Rahmat.
Jadi ceritanya, Syarifah menjual sepeda motornya seharga Rp 17,5 juta, lalu uang hasil penjualan dipinjamkan ke calon suaminya agar prosesi pernikahan bisa berjalan.
Saat itu, Rahmat mengaku tak punya uang.
Syamsudar dan Amri pun sepakat, termasuk ketika Rahmat menawarkan nikah siri saja dulu.
Meski sudah ada yang curiga pada suara lembut Rahmat saat ijab kabul, tapi proses terus berlanjut.
Dan pesta pernikahan itu pun berlangsung mewah untuk ukuran warga di Erelebu.
Pakaian dan aksesoris penganting ditambah pelaminan Jepara senilai Rp 8-10 juta.
Malam Pertama
Syarifah resmi jadi istri Rahmat.
Malam pertama pun tiba.
Meski baru bertemu fisik, Syarifah merasa sudah dekat dengan Rahmat.
Sudah 2 tahun dia menunggu dan akrab dengan mantan kekasihnya itu.
Maka, malam pertama pun tunai.
Syarifah serahkan segalanya.
Tapi, Syarifah pun mulai curiga pada segalanya.
"Saat itu antara percaya dan tidak karena punyanya mirip milik laki dan tetap jalaninya (berhubungan intim). Dan besok pagi baru kami kaget karena kelihatan itu alat yang dipakainya," kata Syarifah.
Rasa penasaran Syarifah terbawa dalam tidur singkat malam pertama.
Pagi, rumah mempelai wanita pun heboh.
Rahmat bangun pagi tanpa rasa curiga.
Semuanya berantakan saat Syamsudar tak sengaja masuk kamar pengantin, pagi itu.
Syamsudar iseng menyambangi anaknya saat Rahmat ke kamar mandi.
Pandangan Syamsudar tak sengaja mengarah ke pakaian dalam Rahmat.
Viral Cerita Para Pendemo Inginkan Jokowi Terus Jadi Presiden karena Hal Ini!
“Apa itu? Kenapa ada begitu?” tanya Syamsudar melihat “kelamin” Rahmat nempel di celana dalamnya.
Syarifah lalu menceritakan kecurigaannya semalam saat dia serahkan segalanya pada Rahmat.
Belum tuntas cerita Syarifah, Kepala Dusun Erelebu tiba.
Kepala dusun datang untuk menanyakan sebidang tanah yang jadi mahar Syarifah.
Tapi, bukan penjelasan tanah yang dia terima. Syarifah dan Syamsudar justeru curhat soal “keanehan” Rahmat.
Mereka bertiga kemudian menginterogasi Rahmat.
Setelah memastikan Rahmat adalah Rahmayani, kepala dusun dan kerabat Syamsudar membawanya ke Kantor Polsek Bontotiro.
Alasan keamanan, Rahmat diserahkan ke Polsek Bontobahari.
Tapi, Rahmat berhasil lolos dan meninggalkan Bontobahari setelah dari kantor polisi.
"Sekarang ini kami sudah tangani, Syarifah mengaku ditipu oleh Rahmat Yani, kedua dia memalsukan identitas KTP di Makassar, ketiga menipu orang-orang di sini," kata Kapolsek Bontobahari, Umar Siatta, kemarin. (Tribun Timur/Samsul Bahri)
Berita ini telah diterbitkan oleh Tribun Timur dengan judul "Saat Rahmat Terpergok Pakai Kelamin Palsu, Motor dan Uang Melayang, Keperawanan Syarifah Terenggut"