SEA Games 2017
Apakah Indonesia Lebih Baik daripada Malaysia?
Dicurangi dan diprovokasi memang tak pernah enak rasanya. Dijahatin, lebih-lebih lagi.
Editor: Galih Pangestu Jati
Greenberg memang mengambil kasus situasi berhadapan dengan orang berkarakter kompetitif.
Namun, konteksnya terasa sama.
Ada kompetisi dua pihak yang menghasilkan respons dan konsekuensi atas itu.
Tak perlu kontraproduktif
Di ujung artikel, Greenberg memberikan tips umum yang sepertinya bisa diterapkan buat kondisi bangsa Indonesia.
Menurut dia, ada baiknya dicek ulang latar belakang situasi kompetitif ini.
Satu hal yang dia garisbawahi, jangan sampai apa pun alasan situasi kompetitif ini memunculkan reaksi negatif kita yang ujung-ujungnya malah kontraproduktif bahkan merugikan.

Mending, misalnya, pastikan penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang berlangsung lebih baik daripada semua event yang digelar di Malaysia.
Yang dekat, boleh juga kalau dipastikan atlet-atlet kita punya mental kuat dan berkemampuan hebat sehingga jadi juara.
Lalu, kenapa enggak buka lapangan kerja yang banyak dengan gaji bagus biar tak ada lagi perlunya kirim pekerja kita untuk gawean kasar di Malaysia?
Klasemen Sementara Perolehan Medali SEA Games 2017 dan Bonus Besar Para Atlet Peraih Emas
Perbagus juga sistem dan kualitas pendidikan juga perlu disebut sepertinya ya.
Kalau sudah begitu, mau seperti apa provokasi yang mungkin datang lagi, kita bisa tetap cool alias kalem-kalem saja, bukan? (Kompas.com/Palupi Annisa Auliani)
Berita ini telah diterbitkan Kompas.com dengan judul "Yakin, Indonesia Lebih Baik daripada Malaysia?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/sea-games_20170823_082448.jpg)