Breaking News:

SEA Games 2017

Apakah Indonesia Lebih Baik daripada Malaysia?

Dicurangi dan diprovokasi memang tak pernah enak rasanya. Dijahatin, lebih-lebih lagi.

Tayang:
Editor: Galih Pangestu Jati
Net
Logo Sea Games 

Nah, jangan-jangan, Malaysia terasa hobi memprovokasi kita memang karena itu cara untuk bisa menjinakkan mental juang kontingen dan bangsa Indonesia? Siapa tahu....

Nasionalis atau reaktif?

Sejumlah respons netizen ketika Kompas.com dan beberapa media lain menulis soal insiden gambar bendera merah putih terbalik menyinggung soal nasionalisme.

Banyak komentar yang muncul menyebut dugaan kesengajaan provokasi Malaysia.

Ilustrasi bendera Indonesia
Dari situ, seruan-seruan mencerca sampai menghidupkan lagi frasa “ganyang Malaysia” muncul di sana-sini.
Berbarengan, dugaan kecurangan wasit pun “memakan korban” dengan laku walkout tim sepak takraw putri Indonesia saat berhadapan dengan tim Malaysia.

Sementara itu, seorang netizen yang mengaku tinggal di Malaysia bilang, orang-orang Malaysia cekikikan melihat reaksi orang Indonesia atas sejumlah insiden panas-dingin antara Indonesia-Malaysia ini.

Jangan-jangan, reaksi Indonesia malah menyenangkan dan mendatangkan manfaat bagi Malaysia—entah mereka memang berniat provokasi atau tidak?

Sejumlah riset di mancanegara mendapati, sikap reaktif menyikapi tindakan atau perkataan yang terasa sebagai provokasi justru akan merugikan si perespon.

Riset-riset itu menengarai,  ada masalah dengan keyakinan diri, level stres, dan kekurangan kemampuan yang tercermin dan sekaligus terdampak oleh reaksi-reaksi reaktif yang sampai memunculkan makian.

Tengok misalnya artikel Louise Tickle di Guardian yang berjudul “Research demonstrates how the use of bad language can alter our behaviour”. 

Dua Pemain Timnas Indonesia Ini Belum Pernah Diturunkan Luis Milla di SEA Games 2017

Artikel yang dilansir pada 2011 ini menyitir riset Jeff Bowers dari dari University of Bristol.

Salah satu poin hasil riset menyatakan, respons reaktif yang antara lain ditunjukkan dari pilihan kata makian, justru membuat si perespon jadi naik level stress-nya.

Akibatnya, cara berpikir dan tindakan selanjutnya pun ikut terdampak oleh kadar stres tersebut.

Jangan buru-buru tidak terima dulu.

Artikel lain yang ditulis Melanie Greenberg di situs web pshychologytoday.com memberikan perspektif lain untuk merespons kalem situasi kompetitif seperti dalam panas-dingin hubungan Indonesia-Malaysia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Tags:
MalaysiaSEA Games 2017Asia Tenggara
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved