Fakta Perindo Banting Setir Dukung Jokowi, dari Presidential Threshold hingga Deal Politik
Jelang Pemilu 2019, peta konstelasi politik di Indonesia kian bergerak dinamis. Beberapa partai sudah terlihat merapat di kubu Joko Widodo.
Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Galih Pangestu Jati
"Kalau terkait dengan presidential threshold, Perindo memang sejak awal tidak akan membuat suatu gugatan," ujar Rofiq.
Namun partainya tetap akan menggugat UU Pemilu yag menyangkut pasal verifikasi partai politik (parpol) peserta pemilu.
Untuk diketahui, dalam UU Pemilu kali ini, telah diatur jika hanya partai baru yang harus melaui proses verifikasi.
Rofiq mengatakan jika partainya akan membutuhkan tenaga besar untuk mengkaji pasal tersebut sehingga pihaknya tak akan melakukan uji materi untuk pasal presidential threshold.
"Kami akan melakukan gugatan soal verifikasi partai bahwa semua partai harus diverifikasi secara bersama. Tak boleh ada yang diistimewakan," lanjut dia.
3. Ada apa di balik dukungan Perindo?
Langkah Perindo yang mendukung Jokowi ini mendapat respon dari pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago.
Pangi menilai jika langkah Perindo ini berkaitan dengan kasus hukum yang menjerat Hary Tanoe.
Hary Tanoe kini diketahui telah menyandang status tersangka dalam kasus dugaan ancaman melalui pesan singkat kepada Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto.
Kejaksaan Agung juga tengah menyelidiki tindak pidana korupsi terhadap pembayaran restitusi atas permohonan PT Mobile 8 Telecom tahun 2007-2008, yang diduga melibatkan nama Hary Tanoe selaku komisaris di perusahaan tersebut.
"Setelah HT (Hary Tanoesoedibjo) disandera kasus SMS dan menjadi tersangka, HT mulai berpikir rasional," kata Pangi kepada Kompas.com, Rabu (2/8/2017).
Pangi menilai jika langkah Hary Tanoe semakin realistis.
Berbulan-bulan Jadi DPO, Akhirnya Rizieq Shihab akan Segera Pulang
"Ini kemenangan politik Jokowi. Akhirnya HT dan medianya, yang selama ini garang mengkritik kebijakan pemerintah menyerah tanpa syarat dan tersungkur di depan Jokowi," kata Pangi.
Pangi menduga ada kesepakatan politik yang telah terjalin oleh Hary Tanoe sehingga ia mendukung Jokowi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/hary-tanoesoedibjo_20170802_222626.jpg)