Perlukah Musuh Tahu Kalau Kita Telah Memaafkannya?
Alkisah, Buddha sedang bersama murid-muridnya ketika seorang pria berjalan dengan tatapan marah.
Editor: Maya Nirmala Tyas Lalita
TRIBUNWOW.COM – Alkisah, Buddha sedang bersama murid-muridnya ketika seorang pria berjalan dengan tatapan marah.
Pria itu berpikir Buddha sedang melakukan sesuatu yang salah.
Pria itu adalah seorang pengusaha yang gelisah dan menemukan anak-anak telah menghabiskan berjam-jam waktunya dengan Buddha saat mereka seharusnya menjalankan bisnis mereka, untuk menghasilkan lebih banyak uang.
Kisah Keluarga Ahmad, Terpaksa Tinggal di Bekas Kandang Sapi Karena Kondisi Ekonomi yang Mencekik!
Pria itu merasa buang-buang waktu saja menghabiskan empat jam duduk di samping seseorang yang matanya selalu tertutup tidak percaya.
Inilah yang membuat pengusaha itu marah.
Dengan sangat marah, pria itu berjalan lurus ke arah Buddha, menatap matanya dan meludah.
Usai Tahu Baju yang Dikenakan Supir Ojek Online, Wanita Ini Terkejut, Selanjutnya Malah Begini . . .
Ia sangat marah, tapi ia tidak bisa menemukan kata-kata untuk mengungkapkannya, ia hanya meludah ke arah Buddha.
Buddha hanya tersenyum.
Ia tidak menunjukkan kemarahan, meskipun murid-murid di sekelilingnya marah.
Mereka ingin bereaksi, tapi tidak bisa, karena Buddha ada di sana.
Jadi, semua orang hanya menggigit bibir bawah mereka dan merapatkan tinjunya.
Setelah pengusaha itu meludahi Buddha dan menyadari tindakannya tidak menimbulkan reaksi, ia berjalan terhuyung-huyung.
Buddha tidak bereaksi atau mengatakan apapun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/banyak-alasan-untuk-memaafkan-termasuk-meneladani-6-kisah-ini_20170727_073918.jpg)