Breaking News:

Terjadi Lagi 'Petaka' Chat Group WhatsApp, Puluhan Dosen Diperiksa Polisi

Hati-hati! Apapun baik curahan hati, unek-unek, apalagi hujatan tertulis di media sosial termasuk chat personal maupun group bisa diperkarakan.

Penulis: Tinwarotul Fatonah
Editor: Tinwarotul Fatonah
NET
Ilustrasi 

TRIBUNWOW.COM - Masih ingat kasus Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein yang kini jadi tersangka karena chat WhatsApp?

Hal ini terjadi lagi pada sebuah group akademisi di Sulawesi Selatan.

Karena apapun yang keluar dari seseorang, baik curahan hati, unek-unek, apalagi hujatan tertulis di media sosial termasuk chat personal maupun group bisa diperkarakan ke pihak berwajib.

Misalnya seperti kasus yang baru-baru ini terjadi pada dosen-dosen di Sulawesi Selatan.

Puluhan dosen yang diketahui memiliki group chat di WhatsApp dilaporkan ke polisi.

Hal ini terjadi karena ada seseorang yang merasa nama baiknya dijelek-jelekkan di group tersebut, sehingga tidak terima dan melaporkannya ke pihak berwenang.

Kritikan Pedas Tak Kunjung Berhenti, Irish Bella Langsung Curhat Tentang Cinta dan Kebencian!

Berita ini datang dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), seperti melansir TribunMakassar.com.

Sekitar 30 dosen diperiksa di kantor polisi Gowa secara bergantian sejak pertengahan Juni lalu.

Pemeriksaan itu menindaklajuti laporan Wakil Dekan III FDK UIANM, Nursyamsiah Yunus Teken, ke Polres Gowa, Senin (5/6/2017).

Nursyamsiah merasa telah dicemarkan nama baiknya di Group WA Save FDK.

Dua orang dia laporkan sebagai pelaku hate speech, Kepala Laboratorium Radio Syiar FDK Tanti Irwanti Said dan Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi FDK Ramsiah Tasruddin.

Pelapor, Nursyamsiah menceritakan awal mula kasus sehingga dirinya sangat marah dan berujung melapor ke polisi.

Menurutnya, di group WhatsApp tersebut tidak ada dirinya sehingga terjadilah sesi curhat dari dosen-dosen yang merupakan bawahan Nursyamsiah.

Fakta-Fakta di Balik Peraih Adhi Makayasa, Ada yang Pekerjaan Orangtuanya Mencangkul!

Wadek III UIN FDK UINAM, Nursyamsiah saat ditemui di Mapolres Gowa, Senin (24/7/2017)
Wadek III UIN FDK UINAM, Nursyamsiah saat ditemui di Mapolres Gowa, Senin (24/7/2017) (Wa Ode Nurming/Tribun Timur)
Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
WhatsAppSulawesi SelatanMakassar
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved