Breaking News:

Rencana Pemindahan Ibu Kota

'Tembok Besar' yang Merintangi Rencana Pemindahan Ibu Kota RI

Pertanyaanya sederhana, apakah kita ingin melihatnya ibu kota baru dibangun lewat pondasi-pondasi utang?

Editor: Rimawan Prasetiyo
Kompas.com/Tribun Kalteng
Warga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menikmati senja di kafe tepi Sungai Kahayan, Jumat (10/4/2015). Keindahan alam, termasuk potensi wisata susur sungai, menjadi salah satu potensi wisata Palangka Raya. Namun, pengelolaan potensi itu belum optimal 

Bukan Wacana, Pemerintah Targetkan Pemindahan Ibu Kota Dimulai Tahun Depan

Apalagi, dana investasi pemindahan ibu kota Indonesia bisa jadi lebih besar bila dibandingkan dengan pemindahan ibu kota yang dilakukan Malaysia.

Selain karena ketersediaan infrastuktur dasar, besaran pegawai yang harus pindah juga akan membuat biaya pembangunan infrastruktur pemerintahan jadi lebih besar.

Malaysia sendiri menelan dana hingga 8,1 miliar dollar AS, atau Rp 107 triliun untuk memindahkan ibu kotanya dari Kuala Lumpur ke Putrajaya pada 1999 lalu.

Melalui berbagai fakta itu, pemerintah harus sangat cermat memulai langkah pemindahan ibu kota.

Jangan sampai, perencanaan pemindahan kota yang terburu-buru justru menambah defisit APBN.

Bila itu terjadi, pemerintah pasti akan menambah utang untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur ibu kota baru.

Pertanyaannya sederhana, apakah kita ingin melihatnya ibu kota baru dibangun lewat pondasi-pondasi utang?

Sebagian mungkin bisa menerimanya, sebagian lagi mungkin tidak. Lantas bagaimana dengan Pak Jokowi? (Kompas.com/Yoga Sukmana)

Tulisan ini sebelumnya telah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Pindah Ibu Kota dan Segunung Utang Kita.

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Tags:
Palangka RayaDKI JakartaJokowiSri Mulyani Indrawati
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved