Breaking News:

Pernikahannya Sempat Ditentang Keluarga, Pasangan Beda Usia Ini Pernah Ancam Bunuh Diri

Belum lama ini, masyarakat dihebohkan kembali dengan pernikahan beda usia. Remaja bernama Selamat Riyadi yang berusia 16 tahun, menikahi seorang nenek

Penulis: Galih Pangestu Jati
Editor: Galih Pangestu Jati
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA

TRIBUNWOW.COM - Belum lama ini, masyarakat dihebohkan kembali dengan pernikahan beda usia.

Remaja bernama Selamat Riyadi yang berusia 16 tahun, menikahi seorang nenek yang berusia 71 tahun.

Dilansir dari Sriwijaya Post, pernikahan keduanya berlangsung pada Minggu (2/7/2017) di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provensi Sumatera Selatan.

Dipandu oleh P3N (Petugas Pembantu Pencatat Nikah) desa setempat bernama Ibnu Hajar, pernikahan unik ini disaksikan oleh Komaruddin dan Charles.

Jokowi Dijadwalkan Bertemu Donald Trump di Jerman, Ini yang Terjadi di Baliknya. . .

Berlangsung khidmat dan sederhana, pernikahan keduanya berlangsung dengan mahar sebesar Rp 200.

Namun, meskipun demikian, sayangnya pernikahan keduanya sempat ditentang oleh keluarga masing-masing.

Keduanya pun pernah mengancam akan bunuh diri apabila mereka dilarang menikah.

Menanggapi hal tersebut, masyarakat pun memberi dukungan pada pasangan unik ini.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolsek Lengkiti.

"Pernikahan ini terjadi atas dukungan semua masyarakat setempat, sebab pasangan ini mengancam akan bunuh diri bersama-sama apabila pernikahan mereka dilarang,” terangnya.

Rencana pernikahan pasangan ini sudah direncanakan sejak bulan Ramadan lalu.

Namun, baru terealisasi belum lama ini.

Seperti diwartakan oleh Sriwijaya Post, pasca gelaran pernikahan tersebut, rumah keduanya banyak disambangi warga sekitar.

Jangan Sepelekan! Meski Tua, Kakek Ini Masih Aktif Jadi Model Internasional!

Mereka memberikan semangat dan simpati kepada kedua mempelai.

Namun, sayangnya, di rumah sederhana yang ditempati keduanya, sanak famili dari kedua mempelai tidak terlihat sama sekali.

Di rumah berukuran 4 x 5 meter persegi, Selamat dan Rohaya hanya tinggal berdua.

Kehidupan mereka hanya bergantung pada hasil buruh membersihkan kebun atau kerja serabutan. (TribunWow.com/Galih Pangestu J)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Sumatera SelatanSriwijaya PostOgan Komering Ilir
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved