Breaking News:

Jual Makanan dengan Harga Tak Wajar, Pedagang Lesehan Malioboro Kena Skorsing

Pedagang tersebut dikenai sanksi karena menjual makanan dengan harga yang tidak wajar.

Penulis: Fachri Sakti Nugroho
Editor: Wulan Kurnia Putri
ilustrasi
Suasana Malioboro saat libur panjang kemarin. 

Dokter Taofik yang Jaga Saat Lebaran Diduga Meninggal Karena Penyakit Ini

Hal ini membuat Sukidi merasa prihatin, karena kejadiannya kembali terulang.

Pihaknya pun sebelumnya telah berkomitmen untuk tidak aji mumpung atau memanfaatkan momentum puasa dan Lebaran.

Harga makanan akan naik disesuaikan dengan harga bahan pokok.

Keluhan terkait pedagang lesehan Malioboro ini menurut Sukidi juga pernah terjadi di media sosial sebelumnya.

Meninggal Usai Piket Lebaran, Begini Tulisan Terakhir Dokter Taofik untuk Sang Putra

Pihaknya bersama UPT Malioboro pun pernah melakukan klarifikasi secara langsung dan mengingatkan agar konsumen tidak menyebarkan berita fitnah atau hoax.

“Tidak semua laporan di media sosial itu benar adanya. Fakta yang kami temukan, ada wisatawan yang merasa bayar makanan kemahalan, namun ternyata setelah dicek harga sudah sesuai dengan daftar harga yang disepakati. Ditanya notanya sudah lupa dan sebagainya,” jelasnya.

Komentar netizen soal sanksi warung lesehan Malioboro

Sejumlah netizen memberikan respon berupa komentar terkait sanksi yang diberikan kepada pedagang makanan lesehan yang memberikan harga secara tidak wajar kepada pembeli.

Momen Langka, Kiwil Gandeng Kedua Istrinya dan Anak-Anaknya saat Lebaran!

Komentar tersebut dilontarkan melalui akun Facebook mereka di laman Tribun Jogja, Kamis (29/6/2017).

Dalam kolom komentar tersebut bahkan ada yang mengaku pernah mengalami nasib serupa, yakni diberikan harga yang tak wajar saat makan di Lesehan Malioboro.

Budi Item: "Bentul sekali...harus dikasih efek jera...tutup setaun minimal...soale menyangkut nama baik jogja..dan ini udah berlangsung lama praktek asal pukul gini...mbok ya mikir..nek semua yg ke jogja gak mau jajan di malioboro kan yg rugi yo pedagang nya sendiri...jan jan...kok ora do mikir dowo tow yooo...sitik2 tapik ajek...trus mbendino ono kan yo apik too...disyukuri nek dodolan ki yo....jan jan...ayo pemkot, upt, dll lah yg bisa mengendalikan mohon dikendalikab lah...oknum2 koyo ngono kui."

Rusdiyanto Subiyanto: "Skorsing 2 hari?
Hehee... ketegasan ala Pemda Jogja..padahal praktek 'hit & run' ini sudah sejak sangat lama dan dilakukan oleh 'banyak' pedagang disana.
Yg ditindak itupun karena korbannya melapor. Yg diam2 sudah banyak sekali."

Sumber: TribunWow.com
Halaman 3/4
Tags:
MalioboroYogyakartaLebaran
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved