Breaking News:

Qatar Menjadi Tuan Rumah Bagi Kelompok Taliban atas Permintaan Amerika Serikat!

Mutlaq al-Qahtani pun mengatakan Qatar sedang memfasilitasi pembicaraan antara Amerika, Taliban dan juga pemerintah Afghanistan.

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Tinwarotul Fatonah
aecom.com
Ilustrasi Qatar 

TRIBUNWOW.COM - Qatar menjadi tuan rumah kelompok Taliban atas permintaan pemerintah Amerika Serikat.

Hal ini diungkapkan oleh penasihat senior kontraterorisme kepada menteri luar negeri Qatar, Mutlaq al-Qahtani dilansir dari Al Jazeera.

Permintaan ini sebagai bagian dari kebijakan pintu terbuka Qatar untuk memfasilitasi perundingan guna menengahi serta membawa perdamaian.

Mutlaq al-Qahtani pun mengatakan Qatar sedang memfasilitasi pembicaraan antara Amerika, Taliban dan juga pemerintah Afghanistan.

7 Negara Putuskan Hubungan dengan Qatar, Begini Dampaknya bagi Indonesia!

Namun tidak ada komentar langsung dari pihak Amerika Serikat.

Taliban membuka “kantor politik” di Qatar pada tahun 2013, namun pemerintah Qatar kemudian menutupnya. Pemimpin Taliban masih dikatakan berada di Doha.

Qatar mendapat tekanan kuat dari Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Maladewa, dan Mesir yang semuanya telah memutuskan hubungan dengan Doha dan AS.

Hal itu atas tuduhan bahwa pemerintah Qatar mensponsori kelompok-kelompok ekstremis, termasuk Taliban.

Qatar Airlines
Qatar Airlines (Breakingtravelnews.com)

Sebuah kunjungan baru-baru ini oleh Presiden AS Donald Trump ke Riyadh, di mana dia meminta negara-negara Arab untuk “mengisolasi” pemerintah yang mendukung “terorisme”, diyakini telah memberi semangat kepada penguasa Saudi untuk menerapkan kebijakan mereka secara lebih agresif, termasuk dengan meyakinkan Qatar.

Negara-negara regional tersebut telah menghentikan semua lalu lintas darat, udara, dan laut dengan Qatar, mengusir para diplomatnya, dan memerintahkan sebagian besar warga Qatar untuk pergi.

Trump sedang mempertimbangkan perpecahan diplomatik antara Qatar dan Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan negara-negara Arab lainnya.

Arab Saudi dan sekutu-sekutunya telah memutuskan hubungan dengan Qatar, dengan mengatakan pihaknya mendukung banyak kelompok teroris dan sektarian, sebuah klaim yang juga berulang kali dibantah oleh pejabat Qatar dan menyebutkan tuduhan tersebut tidak dapat dibenarkan dan tidak ada dasarnya.

Situasi Timur Tengah Memanas, Begini Nasib WNI di Qatar

Menangani akar penyebab terorisme

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
QatarAmerika SerikatAfganistan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved