Breaking News:

Ini Ucapan Pemilik Willis Canteen hingga Diboikot Warga Sydney yang Berimbas Bangkrutnya Restoran

Diketahui restoran yang bangkrut tersebut bernama Willis Canteen dan nama pemiliknya adalah Teuku Indra Utama.

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Wulan Kurnia Putri
Facebook
Capture Facebook Indra Teuku Utama 

Para netizen mengimbau orang-orang untuk tidak makan di Willis Canteen karena sang pemiliknya yang rasis.

Karena postingannya sendiri dan bombardir netizen yang menjadi viral media sosial, hal ini menyebabkan bisnis Willis Canteen langsung drop dan bangkrut.

Panglima TNI Sampai Tak Bisa Tidur Lantaran Perintah Dari Jokowi, Ternyata Ini Isi Perintahnya!

Para pelanggan tiba-tiba menghilang dan kejadian ini hanya dalam jangka waktu tidak ada satu bulan.

Setelah bisnisnya terkena imbas, baru Indra meminta maaf melalui akun Facebook Willis Canteen pada 15 Mei 2017.

Indra meminta maaf melalui akun Facebook Willis Canteen pada 15 Mei 2017
Indra meminta maaf melalui akun Facebook Willis Canteen pada 15 Mei 2017 (Facebook)

Namun kini nasi sudah menjadi bubur, diketahui restoran yang khusus menghidangkan masakan khas Indonesia di Sydney, Australia kini sudah bangkrut dan tutup.

Begini kisah selengkapnya yang dikicaukan oleh @CumaSiBudi di Twitter!

Tradisi Unik Sambut Ramadan di Beberapa Daerah Ini Bikin Perutmu Gendut, Simak Videonya!

"Coba Google Willis Canteen Sydney, dimiliki oleh seseorang bernama Teuku Indra Utama."

"Dahulu, Willis Canteen terkenal krn Indonesian Cuisine yang enak & mantab."

"Pelanggannya banyak, restoran ini selalu ramai dikunjungi pelanggan."

"Harga sekali makan disini pun relatif terjangkau (untuk ukuran Aussie), AUD30, seharga sebungkus Djarum Super (sekitar 350rb)."

"Asem banget, harga Djarum Super segitu, padahal di warung Mbok Nah Godean cuma Rp 20rb."

"Semua aman & damai, hingga Pilkada DKI dimulai, dan kampanye brutal menggunakan isu agama dimulai."

"Frasa kafir bunuh anjing dkk jadi hal biasa."

Halaman
1234
Sumber:
Tags:
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)FacebookAustralia
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved