Mulai Bekerja Sebagai Plt Gubernur DKI, Instagram Djarot Banjir Doa dan Dukungan!
Namun doa dan dukungan tak henti-hentinya mengalir untuk Djarot dari warga DKI Jakarta dan masyarakat lainnya.
Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Djarot Saiful Hidayat resmi menjadi Plt Gubernur DKI Jakarta sejak dirinya dilantik oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (9/5/2017).
Djarot menjadi pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI karena Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama divonis dua tahun penjara dalam kasus penodaan agama.
• Selamat Prabowo Akan Penjara Ahok, Djarot: Terima Kasih, Kasih Selamat di Atas Kepedihan
Ia berusaha sebaik mungkin untuk menjalankan tugas dari rekannya, Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang harus ditahan di dalam penjara.
Namun doa dan dukungan tak henti-hentinya mengalir untuk Djarot dari warga DKI Jakarta dan masyarakat lainnya.
• Berada di Penjara, Begini Kondisi Rumah Pribadi yang Pasti Dirindukan Ahok, Intip Yuk!
Hal ini diketahui dari foto yang ia unggah di akun Instagram pribadinya pada Jumat (12/5/2017).
Foto itu menampilkan dirinya sedang menerima aduan dari para warga DKI Jakarta yang datang ke Balai Kota.
Dari foto itulah, Djarot mendapatkan doa-doa dan dukungan dari para netizen.
"Apapun suasananya, warga prioritas kami dalam menjalankan roda pemerintahan DKI Jakarta" tulis Djarot pada keterangan fotonya.
Begini doa-doa dan dukungan dari netizen yang membanjiri kolom komentar foto Djarot ini.
"Semangat Pak Djarot! Bapak pasti bisa. Bapak tidak sendiri! Tuhan kiranya menyertaimu selalu" tulis akun @justdebss
"Semangat terus ya pak. Membela kebenaran itu memang susah. Tapi selama kita yakin pasti Tuhan akan selalu menolong kita. Salam untuk Pak Ahok ya pak" tulis akun @afnyxxi
"Semangat pak, semua pasti akan indah. Doa saya selalu beserta bapak" tulis akun @ver._.00
"Terima kasih dan tetap semangat Pak Djarot @djarotsaifulhidayat, tetap sehat, tetap ceria, tetap tulus. Tuhan berkati bapak! Salam cinta!" tulis akun @inorevca
"Semangat menjalankan tugas pak. Doa kami semua untuk bapak" tulis akun @joanhasby.
• Terakhir Gubernur Sebelum Dipenjara Semua Video Ahok, Ini yang Paling Sedih
Melansir dari Tribunnews.com, ada yang berbeda pada pola pelayanan aduan warga di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (12/5/2017).
Jika biasanya warga mengambil nomor antrean untuk mengadu pada Gubernur (non-aktif) DKI Jakarta, Ahok, maka ia akan menerima aduan-aduan tersebut dan ditindaklanjuti oleh satuan kerja perangkat dinas (SKPD) terkait.
Aduan warga digabungkan menjadi satu dan tidak dikelompokkan berdasarkan bidang masing-masing.
• Gara-gara Lagu Ini 4 Stasiun TV Indonesia Kena Sanksi dari KPI
Pola ini tidak dilakukan kembali pada hari ini.
Aduan warga kini dilayani sesuai bidangnya.
Ada lima meja yang disusun di pendopo Balai Kota DKI Jakarta.
• Akankah Terlaksana? Ini Rencana Terakhir Ahok Sebelum Dijebloskan ke Penjara
Setiap meja melayani satu bidang aduan, yakni pendidikan, kesehatan/BPJS, PTSP/perizinan, perumahan, dan pengaduan umum.
Warga pun kemudian mengadu ke meja-meja tersebut sesuai jenis aduannya.
Kepala Bagian Administrasi Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN) Provinsi DKI Jakarta Puspla Dirdjaja mengatakan, pola baru ini dilakukan sesuai arahan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat saat ditemui di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan.
• Tak Hanya Warga Indonesia, Bule Cantik Asal Belanda ini Turut Dukung Ahok!
Puspla mengatakan, pengaduan warga dilayani mulai pukul 07.30 sampai dengan 09.00 WIB.
Saat Djarot tiba sekitar pukul 07.55 WIB, pengaduan sudah berlangsung.
Djarot kemudian menghampiri meja pelayanan pengaduan pendidikan.
Dia pun menanyakan keluhan warga yang mengadu soal pendidikan.
• Perbandingan Kondisi Sel Khusus Ahok di Mako Brimob, Ada Kamar Mandi dan Toilet Tapi Tak Ada Kasur!
Djarot sebelumnya mengatakan akan mengubah sistem layanan pengaduan warga yang biasa dilakukan Ahok di Balai Kota setiap pagi.
"Kami akan bikin cluster sesuai dengan bidang masing-masing pengaduan. Ada cluster rumpun pendidikan, itu meja sendiri, kemudian kesehatan, perumahan, pelayanan masyarakat, dan masalah-masalah yang sifatnya kompleks, umum, khusus," ujar Djarot di Balai Kota, Rabu (10/5/2017).
Djarot mengatakan, perubahan sistem layanan pengaduan warga itu dilakukan agar lebih tertib, rapi, dan dapat ditangani dengan baik. (TribunWow.com/Natalia Bulan Retno Palupi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/djarot-saiful-hidayat_20170512_155415.jpg)