Breaking News:

Pilgub DKI Jakarta

Perhatikan Seksama! Ada Kejanggalan di Chat Ahok dengan Penjual Bunga Soal Isu Settingan

Namun dari screenshoot tersebut ternyata netizen menemukan keganjilan-keganjilan. Ahok pun mengungkapkan hal demikian.

KOLASE / Tribunnews.com / Fitri Wulandari
Seratusan Karangan Bunga tanda dukungan terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur DKI petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat terlihat memadati setiap sudut Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (25/4/2017) 

TRIBUNWOW.COM - Kegeraman Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) punya alasan kuat soal isu settingan dan pencitraan yang dituduhkan.

Ahok dan Djarot dituduh merekayasa fenomena berhamburannya karangan bungan di Balai Kota DKI Jakarta beberapa hari terkahir ini.

Ungkapan terima kasih hingga rasa kecewa karena dalam hitung cepat, Ahok-Djarot kalah dari pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Karangan bunga
Karangan bunga (Tweet247.net)

Isu soal settingan dan pencitraan tersebut awalnya disebarkan oleh akun Twitter bernama @SiBonekaKayu.

Akun tersebut memposting foto hasil screenshoot percakapan Ahok dan penjual bunga.

• Bedanya Ahok dan Djarot Tanggapi Isu Karangan Bunga Settingan dan Pencitraan

Begini bunyi percakapan dalam sepenggal chatting tersebut.

"Pesan bunga dan dikirim ke Balai Kota sudah kami jalankan, salam hormat,"

"Jumlahnya 1200 karangan bunga Pak sesuai perintah Bapak kemarin,"

"Dikirimnya bertahap supaya terkesan alami ya Pak," tulis pengirim pesan.

Penerima pesan pun menjawab, "Ok, kalau bisa besok dikirim mewakili banyak kalangan ya."

"Siap Pak, salam hormat," balas pengirim pesan.

Capture Twitter @SiBonekaKayu
Capture Twitter @SiBonekaKayu (TWITTER)

Namun, dari screenshoot tersebut ternyata netizen menemukan keganjilan-keganjilan.

@dizah_elegant: "Ini yg di hack hp pak ahok kan? tebalik nih editnya...harusnya kata2 pak ahok sebelah kanan...yg jawab sebelah kiri... wkwkwkwkkwkwkw."

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved