Viral! Curhatan Pria Pecinta Anime yang Dituduh Pedofil Sama 'Emak-Emak'
Meski grup Facebook yang meresahkan tersebut telah ditutup dan pelakunya telah ditangkap, namun kekhawatiran para ibu masih ada.
Penulis: Lolita Valda Claudia
Editor: Wahid Nurdin
Ini makin lama makin ga genah.
Isu pedofilnya pun digenjot pake artikel2 dan berita2 yang bukannya bangkitin awareness tapi malah pake penyebaran teror.
Jangan jadi emak2 yang ga tau aturanlah.
Emak2 yang begini, lebih jahat dibanding pedofil.
Lebih mengerikan dari emak2 racing.
Ntar kalo udah ketahuan tuduhannya salah, cuma ngacir, kata MAAF PUN GAK ADA. Peda pedo peda pedo, terlalu pede ngatain orang pedo ya bego" jelasnya.
Hingga saat ini curhatannya tersebut telah dibagikan sebanyak 1.341 kali.
Diberitakan sebelumnya, petugas Polda Metro Jaya mengungkap praktik prostitusi khusus anak di bawah usia atau pedofilia secara online melalui media sosial (facebook) dengan akun "Official Loly Candys Group 18+".
"Kami amankan empat pelaku kejahatan pornografi anak secara online," kata Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan di Jakarta Selasa (14/3/2017).
Mengutip Tribunnews.com, Irjen Iriawan menuturkan akun grup itu dibuat pada September 2014 dengan jumlah anggota mencapai 7.497 orang yang menampilkan foto porno anak di bawah usia.
Keempat pelaku itu yakni MBU alias Wawan alias Snorlax (25), DS alias Illu Inaya alias Alicexandria (27), SHDW alias Siha Dwiti (16) dan DF alias T-Day (17).
Iriawan mengatakan para anggota grup facebook itu berdiskusi, berbagi dan menampilkan foto maupun video berkonten pornografi dengan obyek anak berusia 2-10 tahun.
Para tersangka tidak saling mengenal namun memiliki kelainan yang sama sehingga mengelola akun facebook itu secara bersama-sama.
Tersangka Wawan berperan membuat akun facebook, sementara tiga tersangka lainnya sebagai administrator dan membuat aturan bagi anggota grup. (TRIBUNWOW.COM/Lolita Valda Claudia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/pedofil-palsu_20170307_181612.jpg)