Breaking News:

Pembunuhan Kim Jong Nam

Amerika Serikat dan Korsel Jadi Dalang Pembunuhan Kim Jong Nam?

Baru-baru ini, Korea Utara mengklaim bahwa kasus pembunuhan Kim Jong Nam merupakan skenario yang dibuat oleh Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Penulis: Galih Pangestu Jati
Editor: Galih Pangestu Jati
Abcnews.com
Kim Jong Nam 

TRIBUNWOW.COM - Baru-baru ini, Korea Utara mengklaim bahwa kasus pembunuhan Kim Jong Nam merupakan skenario yang dibuat oleh Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Kim Jong Nam diracun menggunakan zat VX di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari 2017 lalu.

Saat ini, polisi sedang berusaha melacak tujuh tersangka yang merupakan warga Korea Utara.

Baca: Hentikan Bencana yang Menimpa Terumbu Karang sama dengan Selamatkan Bumi

Empat di antaranya telah meninggalkan Malaysia pada hari pembunuhan tersebut.

Dilansir Sky.com, Diplomat Korea Utara untuk Beijing mengatakan, "Insiden yang terjadi di Malaysia merupakan skema politik Amerika Serikat dan Korea Selatan yang bertujuan untuk merusak reputasi Korea Utara dan menggulingkan rezim Kim Jong Un."

"Satu-satunya pihak yang akan mendapat keuntungan dari kasus ini adalah negara-negara musuh," tambahnya.

Para investigator telah mengatakan bahwa interpol sedang mencari empat orang tersebut sehubungan dengan pembunuhan itu.

Baca: Mengejutkan! Pedagang Pasar Barang Antik Cikapundung Tagih Utang ke Ahmad Dhani!

Para polisi yakin bahwa empat orang melarikan diri ke Pyongyang dan tiga tersangka lainnya diduga bersembunyi di kedutaan Korea Utara di Kuala Lumpur.

Dalam penanganan kasus ini, interpol pun sekarang telah turun tangan.

Seperti dilansir dari SBS.com, interpol mengeluarkan "red notice", istrumen paling dekat dengan surat perintah penangkapan internasional, terhadap empat tersanga Korea Utara yang dicari tersebut.

Pihak kepolisian Malaysia meminta bantuan kepada Interpol sejak bulan lalu untuk menangkap keempat tersangka tersebut. (Sky.com/SBS.com/TribunWow.com/Galih Pangestu J)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Kim Jong NamMalaysiaKorea UtaraAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved