Bikin Merinding! Kisah Perjuangan Ibu yang Menggantikan Kaki sang Anak Demi Mengejar Cita-cita
Kata-kata penuh kasih sayang ini terlontar lembut dari Tatik Sukilah (47) sembari menggendong putranya, Erry Susilo (16).
Editor: Wulan Kurnia Putri
Vonis itu bagai petir di siang bolong bagi Tatik.
Semangatnya mencari kesembuhan bagi sang anak seketika runtuh.
"Katanya tidak ada obatnya, hanya kasih sayang orangtua lah yang akan menguatkannya," tuturnya.
Sejak itulah, Tatik mencurahkan perhatian dan kasih sayangnya untuk mendampingi remaja tersebut.
Kebetulan, anak pertama dan keduanya sudah bekerja, menikah dan tinggal di Jakarta. Anak ketiga Tatik sedang mencari pekerjaan di Yogyakarta.
Setiap hari, Tatik selalu berada di samping Erry.
Ia kerap bangun di malam hari ketika Erry mengeluh pegal dan ingin berganti posisi tidur.
Saat ini Erry tidak bisa mengerakkan kepalanya sendiri.
Baca: Inilah Oleh-Oleh Khas Indonesia Untuk Raja Salman Sebelum Tinggalkan Pulau Dewata
Padahal, tiga tahun lalu Erry masih bisa menggelengkan kepala dan mengangkat tangannya.
"Kalau ingin buang air besar, malam hari pun saya gendong ke kamar mandi, jalan kaki agak jauh, dekat Sungai Code. Di kontrakan kan tidak ada kamar mandinya," kata Tatik.
Saat duduk di Sekolah Dasar Lempuyangan Kota Yogyakarta, Erry berangkat dan pulang sekolah dengan digendong ibunya.
Ketika Erry sudah beranjak SMP dan SMA dan lokasi sekolahnya jauh, Tatik pun harus menyewa ojek untuk mengantar dan menjemputnya.
Saban hari, Tatik harus membayar sebesar Rp 25.000 untuk ojek ke dan dari sekolah.
Sebulan ia membayar Rp 650.000