Breaking News:

3 Aksi Jokowi Pekan Ini Mengingatkan pada Soekarno

Gaya Soekarno muncul saat Jokowi bersama-sama sang Raja Salman. Dalam beberapa kesempatan Jokowi tampak amat akrab bersama Raja Salman.

Editor: Yudie
Foto perbandingan Jokowi dan Bung Karno 

Dalam foto yang didokumentasikan KingSaudi.org itu tampak Soekarno berjalan sambil menggenggam tangan Raja Saud bin Abdulaziz.

Raja dan Pohon

Suasana tempat penanaman pohon Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud di Istana Bogor, Rabu (1/3/2017).
Suasana tempat penanaman pohon Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud di Istana Bogor, Rabu (1/3/2017). (Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado)

Dalam kunjungan Soekarno ke Arab Saudi, presiden pertama RI itu memberikan hadiah yakni bibit pohon mimba yang ditanam di Arafaah.

Hingga kini peninggalan Soekarno itu masih bisa dijumpai dan dikenal sebagai Pohon Sukarno.

Sementara pada Maret 2017 di Istana Bogor prosesi tanam pohon kembali digelar.

Bukan hanya menanam bibit pohon, sebagian wilayah taman di Istana Bogor yang berada di depan Gedung Serbaguna telah diberi nama Al Saud Garden.

Kali ini ada 7 bibit pohon ditanam di Al Saud Garden terdri dari Kayu Ulin dan Pohon Kenari. Prosesi penanaman sempat terganggu hujan deras, namun lokasi tanam memang telah disiapkan.

Pidato Bung Karno

Lewat pertemuan bilateral RI-Arab Saudi di Jakarta dan Bogor, Raja Salman dan keluarga bertolak ke Bali untuk liburan.

Namun gaya Bung Karno masih dilakukan oleh Jokowi.

Presiden Joko Widodo membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-20 Indian Ocean Rim Association (IORA) Leaders Summit 2017 di Jakarta Convention Center, Senayan, Selasa (7/4/2017).
Presiden Joko Widodo membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-20 Indian Ocean Rim Association (IORA) Leaders Summit 2017 di Jakarta Convention Center, Senayan, Selasa (7/4/2017). (Kompas.com/Ihsanuddin)

Diberitakan Kompas.com, Presiden Joko Widodo mengutip Soekarno, saat membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-20 Indian Ocean Rim Association (IORA) Leaders' Summit 2017, di Jakarta Convention Center, Senayan, Selasa (7/4/2017).

"Sebagaimana disampaikan secara amat bijaksana oleh pendiri Indonesia, Soekarno, lebih dari setengah abad lalu, internasionalisme tidak dapat hidup subur kalau tidak berakar dalam bumi nasionalisme. Sebaliknya, nasionalisme tidak bisa tumbuh subur kalau tidak hidup dalam taman sari internasionalisme," kata Jokowi, di hadapan para kepala negara dan delegasi yang hadir.

Jokowi menilai, kata-kata yang disampaikan Proklamator Indonesia itu masih relevan dengan kondisi global saat ini.

Di satu sisi, nilai nasionalisme setiap warga negara harus dipupuk sekuat mungkin.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Tags:
Presiden Joko Widodo (Jokowi)SoekarnoRaja Salman
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved